Wisata Religi Makam KH Muhammad Shiddiq, Tokoh Besar NU di Jember
Tgl: 29/07/2012 12:42 Reporter: Gandhi Luqmanto

KBRN, Jember : Kyai Haji Muhamad Shiddiq atau yang lebih dikenal sebagai Mbah Sidiq adalah seorang mubaligh atau da'i yang awal berjasa menyebarkan Islam di Kabupaten Jember. Perjuangan tokoh besar Nahdlatul Ulama tersebut kemudiaan dilanjutkan para kader dan mubaligh lainnya sehingga Kabupaten Jember menjadi daerah Islami.

Kyai Siddiq meninggal dunia pada Ahad Pahing tanggal 2 Ramadhan 1353 Hijriyah atau 9 Desember 1943 Masehi dalam usia 80 tahun, dan dimakamkan di Turbah, Jalan Gajah Mada, Condro, Jember.

Pada momen Ramadhan seperti sekarang ini, makam Kyai Siddiq tidak pernah sepi dikunjungi oleh para peziarah, baik mereka yang datang dari dalam kabupaten hingga para peziarah dari kabupaten lain.

Juru kunci Makam Kyai Siddiq, Sukarno, kepada RRI mengatakan, para peziarah yang datang untuk sekedar mengaji dan menapak tilas sosok ulama terbesar di Kabupaten Jember tersebut, biasanya ramai dikunjungi pada hari Jumat legi, sesuai hari wafatnya sang tokoh ulama.

“Kalau untuk Ramadhan biasanya banyak peziarah yang mengunjungi makam ini, sebagian besar dari luar kota yang datang. Dari Probolinggo, Pasuruan, Situbondo dan kawasan lain,” ungkapnya kepada RRI, Minggu (29/7).

Menurut Sukarno, selain makam utama KH Muhamad Shiddiq, di lokasi itu juga terdapat makam lain yang merupakan sanak kerabat dari tokoh ulama besar Nahdlatul Ulama lainya yang menjadi bagian keluarga besar Pondok Pesantren Talang Sari.

Sepeninggal KH Muhammad Shiddiq, sedikitnya 3.000 Masjid  dan 750 pondok pesantren serta 1.000 lembaga pendidikan Islam telah tersebar dan berkembang pesat di Kabupaten Jember hingga saat ini.

Lokasi makam dibangun sangat sederhana dan tepat berada di jalur dalam kota, yaitu terletak di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Hal itu sangat memudahkan para peziarah dari luar kota yang ingin berziarah, dan tak heran jika kawasan itu menjadi salah satu lokasi wisata religi yang bisa dikunjungi pada momen Ramadhan ini. (Gandhi.L/ADR/HF)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional