RRI Surabaya Manjakan Penikmat Musik Klasik Melalui 91.7 FM
Tgl: 19/06/2012 08:10 Reporter: Suharjo

KBRN, Surabaya: Pendengar Radio di Surabaya dan sekitarnya mulai bertanya-tanya dan penasaran tentang alunan musik-musik klasik  yang disiarkan  melalui sebuah stasiun radio yang menggunakan freqwensi FM (91.7).

"Radio apa ya, kok musiknya enak didengar, dan suaranya juga jernih," ujar Hadi, warga Surabaya, Senin (18/6).

Rasa penasaran pendengar radio di Surabaya beberapa hari terakhir  patut dimaklumi karena siaran  tersebut belum menyebutkan nama stasiun radio. Jadi siarannya masih full musik klasik Indonesia dan manca negara.

Strategi membuat pendengar radio penasaran itu sengaja digulirkan oleh manajemen broadcast RRI Surabaya dengan tujuan untuk menggaet pendegar sebanyak-banyaknya.

Ungkapan itu dilontarkan Kepala RRI Surabaya HM. Rohanudin saat memimpin rapat yang membahas persiapan pembukaan (launching) Studio Integrasi, Radio Program Siaran Musik FM 91.7  dan Pelaksanaan Pekan Kreatif RRI di ruang kerjanya, Senin (18/6).

"Insya Allah, kalau tidak  ada halangan nanti tanggal 7 Juli,  Ibu Dirut (Niken Widiastuti) akan meresmikan tudio Integrasi dan radio program siaran musik FM 91.7," ungkap pejabat yang baru dilantik sebulan yang lalu itu.

Rohanudin mengatakan, radio dengan siaran full musik klasik Indonesia dan manca negara itu bertujuan untuk memberikan ruang bagi kalangan menengah keatas yang selama ini kurang mendapat perhatian dan tersentuh oleh program siaran radio yang ada di Surabaya.

"Bisa dibilang kalangan ini, adalah kalangan minoritas, tetapi mereka ini juga memiliki peran yang tidak kalah pentingnya dengan pendengar yang lain, disinilah RRI sebagai radio publik harus hadir memberikan ruang bagi mereka," ujarnya bersemangat.

Dijelaskan, karena memang masih tahap uji coba, siaran radio tersebut baru diisi lagu-lagu saja, nantinya juga akan dilengkapi dengan filler (call station) dan sesuatu yang dibutuhkan pendengar di segmen ini.

Menyinggung masalah nama program radio siaran musik di FM 91.7  tersebut, Kepsta RRI Surabaya masih berkonsultasi dengan Dirut dan jajaran Direksi RRI.

Tim re-disain program siaran RRI yang juga penyiar senior RRI Surabaya Edi Suyono mengusulkan nama call stationnya  "Radio Musik Surabaya", sedangkan Kabid Pemberitaan RRI Surabaya Priyo Hadi Wahyono mengusulkan nama "Pro Musik Surabaya".

Semua usulan itu ditampung oleh Kepsta RRI Surabaya dan keputusan nama stasiun radio musik milik RRI itu menunggu jawaban dari  Direktur Utama. Yang jelas melalui FM 91.7, RRI akan berusaha memanjakan pendengar, khususnya yang berusia 30 - 50 tahun, kalangan profesional, praktisi, pakar , peneliti, motifator, pelaku bisnis, dokter spesialis dan siapapun pendengar yang gemar musik di segmen ini  akan disuguhi  alunan musik Indonesia dan manca negara yang  ber-irama Jazz, Bosas dan musik-musik lain yang berbau klasik. (Suharjo/DS/AKS)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional