WHO : Angka Harapan Hidup Indonesia Meningkat
Tgl: 05/04/2012 11:30 Reporter: Sugandi

KBRN, Jakarta: Data dari lembaga kesehatan dunia (WHO) menyebut angka harapan hidup penduduk Indonesia setiap tahunnya terus meningkat.  Apabila tahun 2010 angka harapan hidup usia diatas 60 tahun mencapai 20,7 juta orang kemudian naik menjadi 36 juta orang. Kenaikan tersebut diprediksi akan terus bertambah hingga mencapai 71 juta orang  pada tahun 2050.

Communication Officer  WHO Indonesia, Nursila Dewi, dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI mengatakan secara global termasuk di Indonesia, peningkatan  angka harapan hidup untuk usia diatas 60 tahun menjadi tren . Peningkatan tersebut dipacu oleh kesadaran khususnya masyarakat perkotaan untuk menjaga kesehatan, murahnya pelayanan kesehatan.

“Secara global memang jumlah orang hidup menjadi lebih lama tentu lebih banyak. Berdasarkan data kami pada 2010 di Indonesia angka harapan hidup untuk  orang berusia diatas 60  tahun mencapai  20, 7 juta orang lalu bertambah 36 juta orang. Pelayanan ini karena pelayanan kesehatan semakin baik, akses kesehatan mudah. Jadi harapan hidup semakin panjang,” kata Nursila Dewi, Kamis (5/4).

Namun diakui masih jumlah peningkatan tersebut terbilang kecil apabila dibandingkan dengan kuantitas penduduk Indonesia. Masih banyak ditemukan khususnya masyarakat pedesaan yang kurang memahami pentingnya menjaga pola hidup untuk sehat sehingga diperlukan upaya keras untuk mensosialisasikan program sehat kepada masyarakat.

 “Memang masih banyak yang perlu ditingkatkan. Pendidikan dan kesehatan agar terus dipromosikan sehingga kesadaran meningkat,” ujar Nursila Dewi.

Angka harapan hidup seseorang, kata Nursila Dewi, juga dipengaruhi oleh kesehatan ibu saat mengandung. Apabila sejak ibu mengandung senantiasa menjaga kesehatan dan pola hidup yang teratur maka kecenderungan usia panjang semakin tinggi. (Sgd/AKS)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional