affiliate program RRI - Kantor Berita Radio Nasional - Radio Republik Indonesia
BERITA AKTUAL Indeks

EDITORIAL

Tugas Berat M. Chatib Basri, Menteri Keuangan Baru

KBRN, Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin mengumumkan M. Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan menggantikan AGus Martowardoyo. Penunjukan Chatib Basri sebenarnya tidak terlalu mengangetkan, sebab namanya sudah lama beredar pada bursa calon Menteri Keuangan.


Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, BKPM Muhammad Chatib Basri akhirnya berpindah pos menjadi Menteri Keuangan. Kepastian perpindahan pos tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Susilo Banbang Yudhoyono di Jakarta kemarin.


Ada tiga tugas yang diamanahkan Presiden. Pertama, menjaga, mengembangkan, dan menjalankan kebijakan fiskal yang prudent, berhati-hati dan sehat.


Kedua, harus dapat memberikan back-up policy atau dukungan kebijakan, agar investasi di Indonesia terus meningkat.


Ketiga, Menkeu harus dapat memberikan dukungan kebijakan agar investasi yang ada dapat  menciptakan lapangan kerja yang besar.


Selain itu, Presiden juga meminta Chatib Basri menyelesaikan tugas penyelesaian RAPBN Perubahan tahun 2013.


Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan Menteri Keuangan baru memiliki empat tugas penting yang harus diselesaikan.


Pertama mengamankan penerimaan negara dengan mencegah terjadinya kebocoran penerimaan pajak dan bea cukai. Selain itu, Menkeu baru harus bisa melanjutkan pelaksanaan reformasi birokrasi di jajaran Ditjen Pajak.


Kedua menjaga fiskal yang berkelanjutan (fiscal sustainability) dengan menjaga defisit anggaran di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).


Ketiga menjaga iklim investasi dan merangsang kinerja investasi dengan memberikan insentif fiskal melalui beberapa paket kebijakan. Terakhir, menjalin koordinasi yang baik dengan sektor moneter, dalam hal ini Bank Indonesia.


Dari permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono maupun Menko perekonomian Hatta Rajasa, sudah tergambar betapa sulit dan beratnya tugas Chatib Basri menjadi Menteri Keuangan. Tugas –tugas tersebut belum lagi ditambah soal Defisit APBN yang diperkirakan sekitar 2,48 persen. Angka ini meningkat dari rancangan sebelumnya yang tidak sampai 2 persen.


Sementara pertumbuhan ekonomi agak melambat pada bulan lalu, hanya sekitar 6.02 persen. Bulan sebelumnya 6.11 persen. Capaian tersebut jelas di bawah prakiraan pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2013 sekitar 6.2 %.


Kondisi ini belum lagi kemungkinan dipersulit dengan rencana penyesuaian harga BBM serta kompensasinya. Penyesuaian ini adalah buah simalakama, dan sangat mengganggu perekonomian nasional. Akan tetapi di sisi lain, gangguan terhadap APBN juga semakin mengkhawatirkan.


Intinya, tugas Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri sangat banyak, kompleks dan perlu diselesaikan segera. Semua prioritas dan semua penting, karena menyangkut hajat hidup lebih dari 220 juta manusia. Sekian Komentar. (WD/DS)


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional