• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Mulai Januari 2020 Kota Gunungsitoli Memiliki Angka Inflasi, TPID Diminta Bergerak

4 February
14:58 2020
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Kota Gunungsitoli kini memiliki angka inflasi sendiri sejak ditetapkan sebagai Kota Inflasi mulai tahun 2020 ini. Kepala Badan Pusat Statistik Kota Gunungsitoli Sabar Alberto Harianja S.Si, MM pada acara Dialog Isu Aktual mengatakan Kota Gunungsitoli merupakan kota ke-5 setelah Medan, Pematang Siantar, Padang Sidimpuan dan Sibolga  yang memiliki angka inflasi sendiri. Sebelumnya kota Gunungsitoli merujuk angka Inflasi Padang Sidimpuan.

Dengan adanya angka inflasi ini menurut Sabar, akan menunjukkan dinamika harga barang/jasa yang dikonsumsi masyarakat, juga untuk mengukur daya beli dan biaya hidup masyarakat serta indicator pergerakan permintaan dan penawaran di pasar riil.

“Kini 4 kabupaten di Kepulauan Nias akan merujuk pada angka Inflasi di kota Gunungsitoli, dengan angka inflasi ini pemerintah daerah bisa tahu kenaikan harga yang terjadi ditengah-tengah masyarakat dan segera dilakukan pengendalian”, jelas Sabar, Selasa (4/2/2020)

Inflasi dijelaskannya Sabar adalah kenaikan harga secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Penghitungan angka inflasi kota Gunungsitoli rilis perdana pada tanggal 3 Februari. Untuk mengetahui harga ini sejak awal bulan Januari hingga akhir Januari BPS mengerahkan petugasnya di lapangan untuk melakukan survey harga konsumen di Pasar beringin Gunungsitoli yang sudah ditetapkan sebagai titik survey.

Sementara itu Pemerintah kota Gunungsitoli menyambut baik Release Perdana Angka Inflasi Daerah Kota Gunungsitoli Tahun 2020 yang terlaksana di kantor walikota hari ini. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir. Agustinus Zega mewakili Walikota dalam sambutannya mengatakan dengan perhitungan angka inflasi daerah sekaligus akan menjadi gambaran bagi kinerja Tim Pengendali  Inflasi Daerah (TPID) . Selama ini TPID masih mengacu pada angka inflasi daerah lain yakni Padang Sidimpuan namun harus diakui angka tersebut tidaklah persis seperti Indeks harga konsumen di kota Gunungsitoli.

“Angka inflasi ini menunjukkan prestasi atau kemampuan pemerintah dalam mengendalikan harga barang, sehingga dengan keberadaan TPID diharapkan bisa melakukan tugasnya menelusuri penyebab dan solusi atas kenaikan sejumlah harga bahan dan Jasa”, kata Agustinus,

Sekda juga berharap dengan adanya inflasi kota Gunungsitoli perumusan kebijakan daerah bidang ekonomi dan infrastruktur dapat lebih akurat dengan meminimalisir bias dalam perencanaan sehingga anggaran yang terbatas dapat dimaksimalkan sepenuhnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00