• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Ratusan Pedagang Direlokasi Dari Pasar Nou Ke Kawasan Eks Terminal Lama Gunungsitoli

14 January
18:53 2020
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli, merelokasi ratusan pedagang yang selama ini berdagang di Pasar Nou.

“Pedagang yang berjualan di Pasar Nou direlokasi di kawasan eks terminal lama Gunungsitoli karena lokasi Pasar Nou akan dibangun pasar modern,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli melalui staf Disperdagin Boby Satria Telaumbanua, Selasa (14/01/2020).

Ia juga menyampaikan para pedagang yang direlokasi, semuanya sudah harus menempati tempat relokasi dalam minggu ini.

“Relokasi ini dilakukan secepatnya, karena bangunan Pasar Nou dibongkar untuk dilakukan pembangunan pasar modern pada tahun 2020 ini,” ujarnya.

Dalam melakukan relokasi, belum ada penolakan dari pedagang untuk direlokasi, dan hingga hari ini, di 2 lokasi terus masih terus berlangsung aktifitas pembongkaran di pasar Nou dan juga pembenahan di lokasi ex terminal lama.

Pihak Disperdagin juga mengakui ada sejumlah pedagang yang mengeluh terkait fasilitas yang kurang memadai di lokasi yang telah disiapkan Pemko Gunungsitoli sebagai tempat relokasi.

“Keluhan para pedagang telah tampung dan ke depan akan terus melakukan evaluasi untuk membenahi tempat relokasi sementara”, ujar Boby Satria.

Pihak Disperdagin berharap para pedagang yang direlokasi sudah bisa memulai  aktivitas berjualan di tempat relokasi dan gunakanlah fasilitas yang ada untuk sementara waktu.

“Kios atau lods yang telah disiapkan Pemkot Gunungsitoli untuk relokasi para pedagang di komplek eks terminal Gunungsitoli berjumlah lebih dari 100 unit. Karena lebih dari 60 pedagang akan pindah di lokasi tersebut”, pungkas Bobi.

  • Tentang Penulis

    Ida Rahmi Telaumbanua

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Ida Rahmi Telaumbanua

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00