• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEPULAUAN NIAS

Minggu Kedua Bulan Januari 2020, Aktivitas Kegempaan di Kepulauan Nias Meningkat

10 January
16:20 2020
1 Votes (5)

KBRN, Gunungsitoli: Hasil analisa data mingguan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika (Stageof) Gunungsitoli untuk periode 03 - 09 Januari 2020 untuk minggu ini meningkat bila dibandingkan dengan data gempa pada minggu sebelumnya. Padam umumnya hal ini disebabkan karena oleh gempa utama (Mainshock) Sinabang Aceh pada tanggal 07 Januari 2020 pkl. 13:05:18 WIB dengan magnitude 6.4 SR, sehingga memicu gempa- gempa susulan (Aftershock) berikutnya di sekitar wilayah itu. Selain itu ada juga beberapa gempa lainnya yang tersebar di sekitar wilayah Kepulauan Nias dalam periode tersebut.

Menurut Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pelaksanan lanjutan Takdir Aman Laoli mengatakan bahwa selama Minggu pertama awal bulan Januari 2020, telah terjadi gempa bumi tektonik di wilayah Kepulauan Nias dan sekitarnya sebanyak 22 kali kejadian. Jumlah gempabumi yang tercatat mengalami kenaikan dibandingkan dengan gempa pada minggu sebelumnya, dimana pada minggu sebelumnya hanya tercatat 4 kali kejadian gempabumi.

 Dari 22 event gempabumi yang tercatat selama minggu pertama bulan Januari 2020 Tercatat ada 2 kali gempabumi dengan magnitude diatas 4 SR, 10 kali gempbumi antara 3 s/d 4 SR dan 7 gempabumi lainnya dibawah magnitude 3 SR. Kejadian gempabumi yang paling signifikan adalah pada tanggal 07 Januari 2020 pkl. 13:05:18 WIB dengan magnitude 6.4 SR pada kedalaman 13 Km yang berlokasi di laut 24 Km Baratdaya Sinabang”, jelas Takdir, Jumat (10/1/2020).

Gempabumi ini dirasakan oleh hampir sebagian masyarakat di Kota Gunungsitoli dan Wilayah Kabupaten Nias bagian Utara serta Masyarakat di Nias Barat. Dari informasi dirasakan, Gunungsitoli merasakan III MMI, Nias Utara III MMI dan Nias Barat II MMI. Setelah terjadinya gempabumi sinabang dengan magnitude 6.4 SR, dari hasil monitoring dan analisa data gempabumi sampai dengan tgl. 09 Januari 2020 tercatat 14 kali gempabumi susulan (Aftershock).

Sebaran pusat gempabumi (episenter) yang terjadi disekitar wilayah kepulauan Nias dan sekitarnya yang berada di laut dan darat masih disebabkan oleh aktifitas zona subduksi antara lempeng indo australia dengan lempeng eurasia serta sesar  besar Sumatera.

Hasil pengamatan dan analisa Gempabumi BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli, dari seluruh kejadian gempabumi berada di wilayah kepulauan Nias hanya ada sekali informasi dirasakan dari masyarakat.

Peningkatan jumlah kejadian gempabumi biasa terjadi dalam aktifitas kegempaan, sehingga kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan terus waspada. Mari sama sama kita kenali lingkungan kita potensi dan risiko yang ada, agar kita dapat mengurangi dampak dari kejadian cana alam.(IND)

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00