• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEPULAUAN NIAS

Tanggap Menghadapi Bencana, Pemkab Nias Beri Sosialisasi Pencegahan Resiko Bencana Kepada Masyarakat

20 November
14:16 2019
0 Votes (0)

KBRN,Gunungsitoli : Pemerintah Kabupaten Nias melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias menggelar sosialisasi pencegahan dan pengurangan resiko bencana,  yang dipusatkan di aula pertemuan Desa Bozihona kecamatan Idanogawo, (Selasa,19/11/2019).

Sosialisasi pencegahan dan pengurangan resiko bencana itu dibuka secara langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Drs.Y.Yanus Larosa,M.AP, dan dihadiri mewakil Forkopimda, para kepala OPD dilingkup pemkab Nias, Camat Idanogawo, kepala Desa Bozihona, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta siswa sisiwi SD,SMP dan SMA/SMK, dan undangan lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Elizaro Waruwu,SE mengatakan, kegiatan sosialisasi pencegahan dan pengurangan resiko bencana ini dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan menghadapi bencana yang akan tiba sewaktu waktu, sehingga melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat di kabupaten Nias lebih tanggap dalam menghadapi bencana.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Drs.Y.Yanus Larosa,M.AP dalam arahannya menyampaikan bahwa,  kegiatan sosialisasi pencegahan dan pengurangan resiko bencana di kabupaten Nias tahun 2019 merupakan Inovasi daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.

Dikatakan Sekda, pada kegiatan sosialisasi pencegahan dan pengurangan resiko bencana di kabupaten Nias tahun 2019 sangat penting bagi kita semua, dimana selama ini selalu mengabaikan yang dikatakan apa itu bencana, sehingga tidak tahu resiko yang terjadi pada kehidupan kita sehari hari.

“ Dengan sosialisasi yang dilaksanakan ini kita dapat memahami apa itu bencana serta bagaimana pencegahan dan pengurangan resikonya, sehingga dapat bermanfaat dalam kehidupan kita saat ini dan masa yang akan datang “ Ujar Sekda.

Dijelaskan F.Yanus Larosa, salah satu ancaman yang nyata di Indonesia adalah bahaya Geologis berupa gempa Bumi dan Tsunami dalam skala besar. Kejadian bencana ini relatif tidak terlalu sering terjadi dibandingkan dengan bencana Hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. akan tetapi dampak yang ditimbulkannya akan sangat merusak dan menimbulkan korban jiwa yang banyak.  Korban dan kerusakan yang timbul, pada umumnya disebabkan karena kurangnya kesiap siagaan dalam menghadapi bencana.

“ sebagaiman telah kita ketahui bersama bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan dimana saja tanpa menunggu kesiapan dan kesiap siagaan kita semua, baik itu banjir, longsong, maupun Tsunami   Kata Sekda

Oleh sebab itu ditambahkannya, pemerintah telah mengubah paradigma manajemen penanggulangan bencana dari yang bersifat tanggap darurat menjadi paradigma pencegahan dan kesiap siagaan serta pengurangan resiko bencana. Terajdinya bencana gempa bumi beberapa tahun yang lalu di kepualaun Nias, menjadi pengalaman dan sekaligus pembelajaran bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengambil langkah langkah kebijakan dalam memprogramakan berbagai rencana pembangunan yang berorintasi pada pencegahan dan pengurangan resiko bencana. (Bobi R).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00