• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Dinas P2KBP2A Kabupaten Nias Ciptakan dan Sosialisasikan Maena Fao Ita Ba KB

12 November
14:01 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Maena Fao ita  ba KB” merupakan inovasi dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP2A) kabupaten Nias untuk mengedukasi warganya mengikuti program Keluarga Berencana KB.

Kepala Dinas P2KBP2A kabupaten Nias Yapintar Mendrofa SKM, MKM pada acara dialog issu actual di RRI mengatakan syair maena “Fao ita  ba kb” atau disebut juga Sigana KB diciptakan salah seorang tokoh agama yakni Pendeta Tema Telaumbanua ST.h , M.Min yang merupakan Ketua FAPSEDU kabupaten Nias .

Ia mengatakan melalui syair –syair maena yang berbahasa Nias ini masyarakat dididik, disosialisasikan tentang mengapa harus ber-KB dan apa manfaatnya jika mengikuti program nasional ini. Dengan media maena, pesan ini akan lebih mudah diterima oleh masyarakat hingga di pelosok desa dan kampung.

“Maena ini kan budaya Nias, dalam berbagai acara selalu ada maena, maka ini menjadi sarana yang pas untuk mengajak masyarakat mengikuti program KB dan memahami apa manfaat ber-KB”, jelas Yapintar, Selasa (12/11/2019)

Sigana KB sendiri berawal dari Lomba inovasi perangkat daerah kabupaten Nias tahun 2019. Kedepannya Sigana KB akan disebarluaskan di masyarakat lewat pertemuan-pertemuan atau acara baik di tingkat dusun,  desa khususnya di 32 kampung KB, kecamatan hingga kabupaten, seperti  pada peringatan hari Kesehatan Nasional dan hari Jadi kabupaten Nias tanggal 4 desember mendatang.

Sementara itu peserta KB aktif di kabupaten Nias tahun 2018 berjumlah. 15.306 orang atau sebanyak 50% dari sekitar 23 ribu Pasangan Usia Subur (PUS). Dinas P2KBP2A menargetkan tahun 2019 pencapaiannya 60%. (IND)

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00