• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

POLITIK

Masyarakat Kota Gunungsitoli Gelar Doa Syukur Atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

20 October
21:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Pagelaran Seni dan Doa bersama untuk Indonesia yang lebih maju, semalam terlaksana dengan khidmat di Taman Yaahowu Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Minggu (20/10/2019).

Acara diawali dengan doa lintas agama oleh rohaniwan yang meminta kesatuan dan persatuan bagi Indonesia dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Kiai Haji Maruf Amin.

Sementara itu mewakili tokoh agama Ephorus BNKP Pendeta Tuhoni Telaumbanua berpesan agar mulai hari ini seluruh masyarakat bergandengan tangan mendukung pemerintah yang sah yakni Presiden dan Wakil Presiden yang sudah dilantik pada hari Minggu sore di MPR RI, ditegaskannya tidak ada satu pemerintah apapun yang berasal dari Tuhan, dendam dan pertikaian selama masa pilpres dan pileg kiranya dilupakan dan mari membangun Indonesia yang lebih maju."

Mari warga Kota Gunungsitoli kita dukung Presiden dan Wakil Presiden yang sudah dilantik tadi siang, lupakan dendam dan sakit hati, lupakan segala perbedaan dan perselisihan demi Indonesia yang lebih maju", ajak Ephorus.

Sementara itu Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro Zebua menegaskan bahwa acara ini sebagai bentuk syukur atas dilantiknya Presiden Joko Widodo dan Kiai Haji Maruf Amin, ia berterimakasih kepala TNI Polri yang sudah bekerja mengawal pilpres dan pileg hingga pelantikan hari ini bisa terlaksana dengan baik.
"Banyak tantangan hingga sampai pada hari ini, untuk itu lupakan perbedaan pilihan saatnya kita bergandeng tangan dan melakukan bagian masing-masing untuk Indonesia yang lebih maju",ucap walikota.

Acara doa bersama tadi malam juga  dimeriahkan dengan penampilan atraksi budaya dari berbagai etnis di kota Gunungsitoli.

 

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00