• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Yustina Gea Warga Desa Banua Gea Nias Utara Butuh Uluran Tangan Pihak Terkait

6 August
08:38 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli : Salah seorang tunanetra dari desa Banua Gea Kecamatan Tuhemberua Yustina gea, meminta perhatian serius pemerintah daerah atas penyakit yang ia alami.

Yustina menjelaskan kepada RRI, Selasa (6/8/2019), bahwa selain dirinya tergolong tunanetra juga belum lama ini mengalami struk dan tidak dapat berjalan lagi, hanya bisa duduk bahkan saat Buang air besar (BAB) terpaksa di atas ranjang dengan menggunakan tempat yang di sediakan oleh suaminya.

Kondisi Yustina saat ini memang sangat memprihatinkan, dan diharapkan bantuan dari pemerintah daerah karena dirinya sudah mengalami struk tiga bulan dan bila memungkinan minimal kursi roda, karena yang menjaga dirinya selama ini hanya suaminya yang juga tergolong tunanetra. 

"Bahwa anaknya laki-laki yang berada di sampingnya tidak dapat menjaga dirinya karena dari pagi sampai sore mencari nafkah menjadi kernek mobil, sementara anaknya perempuan masih kecil baru kelas 4 SD" Terang, Yustina.

Menanggapi hal itu melalui status yang telah di share ke media sosial tentang kondisi Yustina Gea, Salah seorang Masyarakat Kabupaten Nias Utara Amizaro Waruwu sangat prihatin dengan kondisi tersebut sehingga dirinya memberikan bantuan kursi roda kepada Yustina Gea.

"Melalui bantuan kursi roda tersebut, pihak keluarga Yustina gea menyampaikan ucapan terimakasih kepada Amizaro Waruwu,  tak ada balasan dari mereka dan semoga sukses dalam melaksana tugas di Kabupaten Nias Utara sebagai penyalur aspirasi masyarakat" Ucap, Amaromi Suami Yustina Gea.

Amaromi terus berharap, kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara, agar dapat memberikan solusi terhadap istrinya yang struk dikarenakan dirinya juga tergolong tunanetra dan kebutuhan mereka selama ini hanya bergantung dari anaknya laki-laki sebagai kernek mobil dan juga bantuan beras rastra dari pemerintah pusat

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00