• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Dinas Terkait Di Nias Utara Gelar Rapat Rembuk Stunting

5 August
16:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara, melaksanakan Rapat Rembuk Stunting di Kabupaten Nias Utara bertempat di Aula Kantor Bupati Nias Utara.

Ketua Panitia (Fekolima Lase, SE,. M.AP) menyampaikan,  pelaksanaan  kegiatan tersebut berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri dan Surat Bupati Nias Utara Nomor 050/1045-03/BAPPEDA/2019 tanggal 31 Juli 2019 tentang Pelaksanaan Rapat Rembuk Stunting di Kab. Nias Utara.

Tujuan Pelaksanaan kegiatan tersebut yakni, membangun komitmen bersama pemerintah Kabupaten Nias Utara dan sekaligus untuk mengambil langkah-langkah upaya percepatan penurunan stunting melalui penetapan kebijakan program kegiatan masing-masing OPD terhadap intervensi penurunan stunting di Kab. Nias Utara.

Kepala Dinas Kesehatan Yoniari Nazara, SKM menyampaikan bahwa pelaksanaan  rapat ini merupakan langkah strategis pemerintah Kabupaten Nias Utara dalam mencanangkan dan mendeklarasikan komitmen bersama pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan dalam menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting yang terintegrasi.

Yoniari Nazara, SKM menambahkan, berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 oleh Kementerian Kesehatan bahwa sebanyak 29,6 % dari bayi di bawah umur 5 (lima) tahun di Indonesia mengalami stunting, sementara di wilayah Kab. Nias Utara sebanyak 41,6 %  bayi dibawah 5 (lima) tahun menderita masalah stunting, sehingga wilayah Kabupaten  Nias Utara dinyatakan sebagai wilayah dengan masalah gizi akut kronis.

 Dengan demikian hal ini merupakan beban bagi pemerintah Nias Utara karena menyangkut masa depan anak-anak Indonesia khususnya di wilayah Nias Utara karena kondisi tersebut akan menyebabkan daya saing anak-anak tertinggal dari daerah lain.

“Dengan kondisi tersebut diharapkan agar Pemerintah Kabupaten Nias Utara berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan berbagai program kegiatan yang akan dilaksanan untuk mengatasi permasalahan tersebut” Harap, Yoniari.

Bupati Nias Utara M. Ingati Nazara menyampaikan, pelaksanaan intervensi penurunan stunting merupakan program pemerintah pusat bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota sebagai upaya dalam rangka mencegah terjadinya stunting.

Stunting yang sering disebut kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah 2 (dua) tahun disebabkan kurang gizi kronis dan terjadi sejak ibu mulai mengandung sampai anak usia 2 (dua) tahun sehingga dapat mengakibatkan otak dan fisik anak sulit berkembang serta akan mempengaruhi kognitif, produktifitas dan kesehatan lebih rendah.

“ agar semua pihak yang terkait dengan intervensi penurunan stunting ini agar senantiasa bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh  dan penuh tanggungjawab sesuai dengan tugas dan fungsi masing- masing” himbau, ingati.

Ingati  juga mengharapkan agar Kepala Desa memprogramkan dan menganggarkan dalam APBDES setiap tahun untuk kegiatan pencegahan dan penurunan stunting di desanya masing-masing.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekda,Staff Ahli, Asisten, Ketua TP PKK Kab. Nias Utara, OPD, Camat, ASN dan THL serta para peserta rapat rapat rembuk stunting di Kabupaten Nias Utara. (MH)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00