• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM

Cegah Korupsi Terintegrasi di Sumut Walikota Gunungsitoli Menandatangani MoU BPHTB bersama KPK

15 May
13:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua bersama Gubernur Sumatera Utara dan seluruh Kepala Daerah se-Provinsi Sumut (Provsu), menegaskan komitmen bersama memberantas korupsi secara terintegrasi di Sumatera Utara (Sumut). 

Salah satu bentuk Komitmen bersama itu, dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka penanganan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di ruang rapat Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut.

Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua setelah penandatangan MoU menerangkan, MoU BPHTB ini dilakukan untuk pencegahan korupsi, yang kerap terjadi saat dilangsungkan transaksi nilai harga tanah, dimana untuk menghindari besarnya pajak BPHTB, harga tanah dimurahkan. 

Maka dari itu, melalui MoU BPHTB ini, untuk menghindari terjadinya manipulasi data tersebut, KPK RI menggandeng BPN, Disdukcapil, dan Pemerintah Daerah (Pemda) menandatangi kerjasama ini. 

"Tujuan dari penandatanganan MoU ini untuk dapat mengoptimalkan pendapatan pajak dari sektor BPHTB, yang tentunya berpotensi dalam peningkatan pendapatan asli daerah, dari pajak yang dihasilkan dari setiap nilai transaksi jual beli tanah dan bangunan," ujar Walikota, Rabu (15/5/2019).

"Hal ini juga dilaksanakan sebagai upaya untuk mengurangi terjadinya manipulasi data dari nilai sebenarnya, saat transaksi jual beli tanah atau bangunan dilangsungkan, termasuk mengetahui besaran pajak BPHTB yang akan dibebankan oleh pemerintah daerah," tambahnya. 

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00