• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

POLITIK

Viral Video Bupati Nias Selatan Adu Mulut Dengan Ketua Bawaslu

20 April
19:28 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Video amatir Bupati Nias Selatan Hilarius Duha sedang adu mulut dengan ketua Bawaslu Kabupaten Nias Selatan menjadi viral saat ini ditengah tengah masyarakat. 

Video berdurasi kurang lebih 5 menit itu, mendengarkan suara lantang dari Bupati Nias Selatan menyatakan kurangnya pengawasan dari pihak Bawaslu sehingga ada banyak pelanggaran yang terjadi seperti ditemukan C1 Hologram tidak terdistribusikan.

"Ada banyak formulir C1 berhologram masih tersimpan digudang Logistik sementara yang dimasukkan dalam kotak suara C1 fotokopian," ujar Hilarius Duha digudang logistik," Sabtu (20/04/2019).

Adu mulut kian memanas saat Bupati menanyakan peran pengawasan yang semestinya dilakukan oleh Bawaslu dalam tahapan pelaksanaan Pemilu tidak berjalan dengan baik. 

"Saya datang kesini dan bertanya dalam kapasitas sebagai warga Nias Selatan. Saya kecewa dengan kinerja penyelenggara yang tidak profesional bekerja dalam bidangnya," sebutnya. 

Rencananya, masalah ini akan di laporkan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha ke Bawaslu Pusat agar segera meninjau sejumlah pelanggaran pemilu yang terjadi di Kabupaten Nias Selatan. 

Seperti diketahui, selain permasalahan C1, ada lima kecamatan yang termasuk dalam Dapil 5 Kabupaten Nias Selatan gagal melakukan pencoblosan akibat keterlambatan dalam mendistribusikan logistik. Adapun kelima Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Siduaori, Lolowa'u, Toma, Mazino dan Kecamatan Somambawa. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bawaslu Kabupaten Nias Selatan masih belum bisa memberikan keterangan terkait beredarnya video tersebut. 

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00