• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Hasil Panen Padi Di Persawahan Tunas Baru Desa Fadoroyou Gunungsitoli Alooa Capai 8,2 Ton

20 March
17:58 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli : Hasil panen kelompok tani Tunas Baru binaan BUMDES Harazaki desa Fadoroyou Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli mencapai 8,2 ton perhektar.

Hal itu terlihat saat panen perdana di lahan persawahan kelompok tani Tunas Maju yang dilaksanakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Gunungsitoli, Kepala Desa Fadoroyou, muspika, kelompok tani Tunas Baru dan tokoh masyarakat, Rabu (20/3/2019).

Kepala Desa Fadoroyou, Nitema Mendrofa mengatakan, pelaksanaan panen perdana di lahan persawahan kelompok tani Tunas Baru salah satu kesempatan yang sangat baik karena selama ini pemerintah desa Fadoroyou sangat mendukung peningkatan pendapatan masyarakat.

"Selama ini pihak pemerintah desa melalui BUMDES Harazaki telah mengadakan pestisida untuk kelompok tani Tunas baru serta membuka badan jalan menuju lahan persawahan kelompok tani Tunas Baru dan akan meningkatkan pembangunan jalan tersebut melalui pemasangan batu dan diharapkan nantinya dapat di aspal oleh Pemerintah kota," kata Nitema.

Kemudian, melalui BUMDES Harazaki di Desa Fadoroyou akan mengadakan kilang padi dan juga pompa untuk kebutuhan petani. Nitema menyampaikan, Bahwa luas lahan di kawasan persawahan di kelompok tani Tunas Baru mencapai 20 hektar dan di harapkan agar embung dan irigasi segera di bangun oleh pemerintah daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Gunungsitoli, Oimolala Telaumbanua mengatakan, melalui panen perdana di lahan persawahan di kelompok tani Tunas Baru Desa Fadoroyou menjadi lumbung pangan di kota Gunungsitoli.

" Pembangunan embung dan irigasi dangkal, akan segera di bangun tahun 2019 ini, di lahan persawahan tunas baru desa Fadoroyou sehingga saat penanaman padi nantinya dapat di lakukan secara serentak sehingga membuahkan hasil yang memuaskan," ungkap Oimolala.

Oimolala berharap, agar kelompok tani tunas baru, dapat mengembangkan pendapatan di bidang persawahan sekaligus berkolaborasi dengan pemeliharaan ikan ikan di embung dan di irigasi yang dibangun tahun 2019.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00