• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM

Pengawasan Pelabuhan Laut Gunungsitoli Diperketat Pasca Bom Sibolga

14 March
11:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Pengamanan pelabuhan laut sebagai salah satu obyek vital nasional terus ditingkatkan seiring dengan kewaspadaan pada potensi gangguan keamanan pasca aksi bom yang terjadi di Sibolga Tapanuli Tengah Sumatera Utara.

Seperti di Pelabuhan Laut Gunungsitoli pagi ini, Kamis (14/03/2019), puluhan personil Polres Nias melakukan pengamanan dengan merazia seluruh barang bawaan para penumpang kapal asal dari Sibolga dan Singkil.

Kasat Reskrim Polres Nias, AKP Jonista Tarigan, SH, MH kepada Radio Republik Indonesia mengatakan, kegiatan ini dilakukan sesuai perintah dari Pimpinan agar seluruh ruang masuk publik diwilayah hukum Polres Nias seperti Pelabuhan Laut Gunungsitoli dilakukan pengawasan dan pengamanan ketat. 

"Pasca Bom Sibolga, Polres Nias terus meningkatkan upaya pengamanan dilokasi-lokasi vital dengan menempatkan sejumlah personil hingga melakukan razia," ujar AKP Jonista Tarigan, disela-sela pemeriksaan para penumpang, Kamis (14/03/2019). 

"Intinya tidak akan diberikan ruang gerak bagi teroris di Kepulauan Nias pada umumnya dan khususnya diwilayah hukum Polres Nias. Hari ini ada tiga kapal penumpang yang kita periksa namun tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan," tambahnya. 

Sementara itu, salah seorang penumpang Kapal Wira Glory asal Sibolga, Rina Hulu, mengaku senang dapat tiba di Pelabuhan Laut Gunungsitoli dengan selamat, meski kaget saat melihat aksi kepolisian dengan persenjataan lengkap melakukan pemeriksaan identitas dan barang bawaan. 

"Saya datang bersama suami. Kebetulan ada acara keluarga di Gunungsitoli mangkanya kami pulang. Semoga dengan razia ini teroris tidak masuk ke Nias," harapnya. 

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00