• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Penerapan BPNTdi Kota Gunungsitoli, Warga Ramai-ramai Urus Surat Rekomendasi

6 February
15:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Sebanyak 14492 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah Kota Gunungsitoli.

Pimpinan BRI Cabang Gunungsitoli  I Wayan Mestera pada acara Dialog Issu Aktual Rabu (6/2/2019) mengatakan dari jumlah 14.492,  7.772 merupakan KPM Program Keluarga Harapan. Dijelaskannya pada Program BPNT,  BRI sebagai salah satu Himbara atau Himpunan Bank Masyarakat yang ditunjuk sebagai penyalur bantuan mencetak buku tabungan sesuai dengan nama KPM. Setiap keluarga mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 110 ribu setiap bulan melalui kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang sekaligus berfungsi sebagai ATM, namun uang tersebut tidak dapat dicairkan dalam bentuk tunai tetapi berupa bahan pangan seperti beras dan telur. Beras dan telur ini dapat dibeli di E-Warung, Agen BRIlink maupun di KUBE yang cukup mudah ditemui di wilayah Kota Gunnungsitoli.

“Jadi di setiap agen ini ada mesin EDC jadi semua transaksi KPM terdata by system”, jelas Wayan.

Sementara itu Kepala Kansilog Gunungsitoli Muhamad Iqbal menjelaskan Pengalihan Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) menjadi  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk wilayah kota Gunungsitoli sudah dimulai untuk alokasi November 2018 yang lalu. Pengalihan ini bertujuan untuk mewujudkan 6T dalam menyalurkan bantuan yakni Tepat Sasaran Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga dan Tepat Administrasi//

Selain itu jika pada program Rastra beras yang digunakan adalah beras dengan kualitas medium namun pada Program BPNT beras yang ditebus KPM yakni kualitas premium.

BANYAK WARGA MISKIN BELUM MENJADI KPM BPNT

Dinas Sosial Kota Gunungsitoli mengakui Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah Kota Gunungsitoli masih belum tepat sasaran.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli Asieli Zega nama-nama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah Kota Gunungsitoli berdasarkan pemutakhiran data tahun 2015, wajar saja ada nama-nama yang sudah tidak layak lagi menjadi KPM karena secara ekonomi sudah mapan. Berdasarkan data dinas social, warga kategori tidak mampu di wilayah Kota Gunungsitoli berjumlah kurang lebih 17 ribu sekian sedangkan yang sudah discover melalui program BPNT hanya  sekitar 14 ribu.

Untuk itu tahun 2019 ini Dinas Sosial akan melakukan verifikasi validasi data kemiskinan sampai ke desa-desa untuk memutakhirkan data karena selain ada KPM yang sudah tidak layak menerima bantuan social dari pemerintah ada juga yang statusnya sudah meninggal dunia, pindah domisili dan salah nama.

“Makanya sekarang kantor kami sedang ramai-ramainya mengurus surat rekomendasi supaya bisa menjadi ahli waris KPM yang sudah meninggal dunia”, terang Asieli.

Surat rekomendasi ini akan diserahkan kepada petugas Bansos BRI atau TKSK yang ada dilapangan untuk kemudian diproses pembukaan rekening dan registrasi. Sejauh ini Pengalihan Rastra menjadi BPNT baru dinikmati oleh warga Kota Gunungsitoli sedangkan kabupaten Nias Barat, Nias Selatan, Nias dan Nias Utara menyusul pada tahun 2019 ini. (IND)

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00