• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEPULAUAN NIAS

Ini Pernyataan Resmi BMKG Gunungsitoli Terkait Isu Tsunami

10 January
10:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Mencermati isu tsunami di daerah Tapanuli Tengah pada hari Kamis tanggal 10 Januari 2019 sekitar pukul 02.30 WIB, Kepala Pusat Gempabumi dan tsunami menyampaikan tanggapan melalui Press Release yang diedarkan melalui jaringan whatsapp. 

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami, Rahmat Troyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc, melalui kepala BMKG Gunungsitoli, Djati Cipto Kuncoro, mengatakan, mendapat informasi akan adanya tsunami, seketika itu BMKG segera melakukan analisis rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat dimana hasilnya tidak ada aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya.
 
Selain itu, hasil pengamatan stasiun pasang surut (tide gauge) di wilayah Sumatera Utara, (Sibolga, Gunung Sitoli, Lahewa, Teluk Dalam, Pulau Tello, dan Tanabala) tidak ditemukan perubahan gelombang air laut yang signifikan (hanya gejala normal pasang surut harian) .
 
"Berdasarkan hasil pengamatan lapangan oleh BMKG Pinangsori, kata Djati, Sibolga dan BMKG Nias bahwa tidak didapatkan adanya gejala peristiwa tsunami," sebutnya saat mengisi dialog di RRI Gunungsitoli, Kamis (10/01/2019) pagi.
 
Oleh karena itu, BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai isu tsunami yang berkembang dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya.
 
Tetap waspada dan selalu pantau informasi resmi yang bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg).

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, ujarnya. 
 

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00