• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Senator Meminta Balai Jalan dan Balai Besar Untuk Segera membangun Jembatan Yang memotong Sungai Gido Sebua Kabupaten Nias.

21 December
21:38 2018
0 Votes (0)

KBRN, Nias :  Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba SH MM meminta agar Balai Jalan dan Balai Besar Wilayah Sungai segera membangun jembatan yang memotong Sungai Gido Sebua di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias yang menjadi penghubung jalur utama Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan dan Kota GunungSitoli.

Jembatan darurat yang sebelumnya digunakan warga untuk melintas, ambruk pada 19 Desember 2018 dan kini akses transfortasi kawasan tersebut terhambat.

"Ini perlu penangan secara serius, untuk segera dibagun jembatan pengganti, karena jika tidak secepatnya di bangun akan memperparah keadaan di kepulauan Nias,". ujar Parlindungan (21/12/2018).

Mengingat saat ini masyarakat akan merayakan natal dan menyambut tahun baru 2019, jadi sangat diharapkan segera perbaikan dilakukan dikarenakan Balai Jalan Nasional tidak bisa menunggu waktu terlalu lama untuk melakukan pembangunan jembatan tersebut.

"Bisa kita rasakan, masyarakat akan semakin terhambat melakukan aktivitas bahkan akan sangat berdampak kepada perekonomian daerah tersebut," Terangnya.

Kemudian ditambahkan Wakil Ketua Komite II DPD RI ini, harus segera diambil tindakan, selain menjadi akses jalan yang vital, saat ini juga warga akan merayakan natal dan menyambut tahun baru. Jangan sampai distribusi barang dan warga terhambat". 

Sebagaimana diketahui, pada Kamis (20/12) lokasi jembatan ambruk masih hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Untuk sementara, kendaraan roda empat baik dari Gunungsitoli menuju Telukdalam, Nias Selatan harus memutar lewat jalan alternatif dari Gunungsitoli, Nias Barat dan Nias Selatan, demikan juga sebaliknya.

Parlindungan juga menghimbau warga Kepulauan Nias  senantiasa waspada saat musim penghujan seperti saat ini,  musibah Longsor dan banjir bisa saja terjadi, sehingga  harus tanggap dan hindari bencana.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00