• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM

Polres Nias Dalami Kasus Penganiayaan Terhadap Dua Auditor BPK

14 December
19:50 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.IK, M.H menegaskan bahwa kasus penganiayaan terhadap dua orang auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, menjadi perhatian utama penyidik. 

Hal itu disampaikan Kapolres Nias kepada Radio Republik Indonesia diruang kerjanya menanggapi laporan resmi kedua pegawai BPK korban penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang di lokasi wisata Tureloto Kecamatan Lahewa Kabupaten Nias Utara. 

"Laporan kasus penganiayaan yang dialami kedua pegawai BPK ini menjadi atensi kita bersama karena menyangkut auditing keuangan di wilayah Nias Utara," ujar Kapolres Nias, Jumat (14/12/2018) diruang kerjanya.

Hingga saat ini, kata Kapolres Nias, pihak penyidik terus mengumpulkan sejumlah barang bukti dan telah memanggil beberapa orang saksi mata dilokasi kejadian. 

“Berdasarkan dari keterangan dan pengakuan kedua korban kepada penyidik maupun dari saksi-saksi, ada 4 orang terduga pelaku,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa kedua pegawai BPK, Sandro Simatupang dan Jamanna Sembiring mengalami penganiayaan usai melaksanakan tugas pemeriksaan di salah satu paket proyek pemerintah di Pantai Tureloto, Desa Balefadoro Tuho, Kecamatan Lahewa, Nias Utara pada Rabu sore, 12 Desember 2018 lalu. 

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00