• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEPULAUAN NIAS

Dianggap Rendah Kolesterol, Durian Mentah Diburu Pembeli

3 December
15:30 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Puluhan pedagang musiman mulai membanjiri ruas jalan di Kota Gunungsitoli Sumatera Utara, menjajakan buah durian asli yang terkenal dengan cita rasa yang lezat dan banyak diburu oleh para pengunjung dari luar Nias maupun warga lokal. 

Buah durian yang di pasok dari sejumlah wilayah Kepulauan Nias itu dijajakan di Kota Gunungsitoli. Tentu, peluang ini sangat menguntungkan bagi para pedagang musiman yang mengais rezeki jika musim durian tiba. 

Para pedagang buah durian di Nias terbilang cukup unik karena selain menawarkan buah yang masak, pedagang juga sajikan durian mentah atau mengkal dan justru itu banyak yang diburu oleh warga. 

Amonius Ndraha, seorang pedagang durian musiman kepada RRI mengatakan, bagi warga Nias, durian masak sudah biasa dinikmati dan mudah didapatkan, nyatanya banyak pengunjung lokal maupun luar lebih memilih mencicipi rasa durian mentah dan hal ini sudah digemari warga Nias sejak dulu. 

Justru kami para pedagang ini, lanjut Amonius, banyak meraup keuntungan menjual buah durian mentah di banding yang masak karena harga durian mentah jauh lebih mahal. 

"Justru dengan semakin banyak dibeli yang mentah maka kami para pedagang musiman ini lumayanlah meraup keuntungan," ucapnya, Senin (03/12/2018). 

Biasanya, lanjut Amonius, jenis durian yang paling banyak dicari yaitu durian balaki atau durian hezaya. Warga lokal menyebutnya karena rasanya manis dengan warna kuning ke emasan dan identik dengan biji yang kecil. 

Warga di Pulau Nias memang unik selain mengkonsumsi durian yang masak, mereka lebih memilih durian mentah bukan tanpa alasan yaitu selain punya rasa tersendiri juga karena durian mentah dipercaya tidak mengandung kolesterol tinggi. 

"Selain enak dikunyah, juga durian mentah ini tidak menambah kolesterol," ujar Erwin Telaumbanua salah seorang warga yang sedang menikmati durian mentah. 

Di musim durian kali ini, para pedagang membandrol buah durian yang masak seharga Rp 20.000 per buah, sementara jika memilih durian mentah akan di bandrol seharga Rp 25.000 per buah.

Selain harga durian mentah jauh lebih mahal dibanding durian yang masak, karena cara mengupas durian mentah jauh lebih sulit dibanding yang masak.

Namun jika buah durian nantinya sudah banjir karena semua kabupaten dan kota panen durian biasanya harga jauh lebih murah sehingga banyak pengunjung di hari libur datang ke Nias selain berlibur di tempat tempat wisata juga berburu durian murah di Kota Gunungsitoli. 

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00