• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

POLITIK

Bawaslu dan Panwascam Kota Gunungsitoli Awasi Ketat Kampanye Pilpres 2019 dan Pileg 2019

26 November
11:20 2018
0 Votes (0)

Gunungsitoli, KBRN: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Gunungsitoli, mengintruksikan ‎anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di 6 kecamatan se Kota Gunungsitoli, untuk melakukan pengawasan ekstra ketat kampanye dan 21 hari menjelang masa tenang Pemilu 2019 yakni Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Ketua Bawaslu Kota Gunungsitoli Endra Amri Polem mengungkapkan, intruksi itu telah disampaikannya di setiap pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pengawasan Kampanye Pemilu 2019 yang diikuti oleh seluruh anggota Panwaslu‎ Kecamatan se Kota Gunungsitoli.

"Setiap gelaran Rakornis‎ juga turut dihadiri jajaran Komisioner Bawaslu Kota Gunungsitoli," ujarnya kepada RRI, Senin, (26/11/2018).

Endra Amri Polem menerangkan, pada Rakornis, seluruh Panwaslu tersebar di 6 kecamatan diharapkan mengawasi ekstra ketat kampanye Pemilu 2019 yang telah dimulai sejak 23 September 2018 sampai 13 April 2019.

"Sedangkan masa tenang Pemilu 2019 sendiri akan berlangsung selama tiga hari, yakni 14-16 April 2019, dan pemungutan suara pada 17 April 2019," ucapnya.

Diakuinya, ada 9 metode kampanye yang perlu diawasi oleh Panwaslu kecamatan, seperti‎ rapat umum atau kampanye terbuka, kampanye tertutup, kampanye tatap muka, pemasangan alat peraga kampanye, kampanye di media sosial, dan kampanye dalam bentuk lainnya.

"Selain itu, Panwaslu Kecamatan juga harus mengawasi‎ kampanye di 21 hari sebelum memasuki masa tenang,"‎ imbaunya.

Endra menjelaskan, sejauh ini Bawaslu kota Gunungsitoli sendiri belum menemukan indikasi pelanggaran di tahapan Pemilu 2019, baru sebatas imbauan ke peserta Pemilu.

Lebih lanjut dijelaskannya, Alat peraga kampanye ada dua kategori, yakni alat peraga yang difasilitasi KPU, serta alat peraga dicetak oleh peserta Pemilu, namun design harus dikoordinasikan dengan KPU.

Diterangkanya, Bahan kampanye harus dilengkapi foto peserta Pemilu, visi misi, logo partai dan nomor urut peserta Pemilu, dan lainnya sesuai aturan penyelenggara, jika tidak, dikhawatirkan masuk dalam kategori pelanggaran.

‎"Kita mengharapkan seluruh peserta Pemilu 2019 atau Calon Legislatif yang telah ditetapkan di Daftar Calon Tetap atau DCT, mengetahui dan mematuhi seluruh PKPU, sehingga tidak melakukan kampanye di luar jadwal yang sudah ditetapkan penyelanggara Pemilu‎," pungkasnya.
(IDA)

  • Tentang Penulis

    Ida Rahmi Telaumbanua

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Ida Rahmi Telaumbanua

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00