• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Bulog Gunungsitoli Tegaskan Komitmen Jaga Stok dan Stabilitas Harga Beras

5 November
16:11 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Kepala Kantor Seksi Logistik Kansilog Bulog Gunungsitoli, Tatang Irasman menyebut stok dan stabilitas harga beras tidak akan berkurang hingga akhir tahun ini. Hal ini disampaikan Tatang Irasman saat diwawancarai RRI di Gudang BULOG Gunungsitoli, Senin (05/11/2018).

Saat ini stok beras di gudang bulog sedang dalam proses pengiriman dari Medan sebanyak kurang lebih 3000 ton, stok tersebut untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bansos rastra, kegiatan operasi beras, dan untuk menjaga stok bencana alam di 4 kabupaten 1 kota di wilayah Kepulauan Nias.

Menurut Tatang Irasman, menjaga stabilitas harga beras adalah salah satu pilar yang dijalankan Perum BULOG termasuk di wilayah Kepulauan Nias, di mana BULOG berfungsi sebagai operator pemerintah dalam mengurusi tata niaga beras.

“Jadi secara global, tugas BULOG adalah pembeli gabah petani, lalu kami jual kembali, kami yang tentukan harganya, pada saat konsumen tinggi, BULOG juga harus jual murah. Nah itu tugasnya BULOG. BULOG harus jual murah kepada konsumen, dan beli tinggi kepada para petani,” katanya.

Dalam mengimplementasikan tugasnya, Tatang Irasman menjelaskan BULOG memegang konsep tiga pilar dalam mengendalikan harga dan pendistribusian.

Pertama, ketersediaan beras. BULOG memastikan, masyarakat tidak kesulitan membeli pasokan beras sebagai sumber makanan pokok.

Kedua, soal keterjangkauan. Tatang Irasman mengatakan, ketersediaan pasokan beras harus diiringi dengan keterjangkauan oleh masyarakat. Sebab jika tidak dijangkau, maka akan menimbulkan persoalan baru.

“Terakhir, adalah masalah stabilitas. Sesuai fenomena tahunan, menjelang akhir tahun dan menyambut tahun baru, ada kemungkinan kenaikan harga yang disebabkan berbagai faktor, Nah disini tugas BULOG untuk menjaga stabilitas harga,” jelas Tatang Irasman.

Selain memastikan stok, Ia juga menekankan bahwa tidak perlu ada kekhawatiran terhadap potensi kenaikan harga beras di Kepulauan Nias. Dengan jumlah stok yang cukup, pihaknya dapat melakukan stabilisasi harga jika terjadi lonjakan sewaktu-waktu.

"Tidak perlu ada kekhawatiran kurangnya pasokan atau langkanya beras untuk wilayah Kepulauan Nias, dengan cukupnya stok di gudang Bulog, maka secara tidak langsung berdampak pada stabilisasi harga pangan, khususnya beras," tutur Tatang. (IDA)

  • Tentang Penulis

    Ida Rahmi Telaumbanua

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Ida Rahmi Telaumbanua

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00