• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HUKUM

Hitungan Menit, Polres Nias Berhasil Bekuk Pelaku Penikaman Mesta Alam

12 August
11:49 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Kepolisian Resort Nias berhasil mengamankan pelaku tindak pidana melakukan kekerasan fisik terhadap orang lain atau penganiayaan terhadap korban Mesta Alam alias Teta, dalam hitungan menit. 

Korban, Mesta Alam Alias Teta, 48 Tahun, Katolik, Pedagang, Jl. Karet Komplek Remeling Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli, sementara terlapor adalah Petrus Toroziduhu Nehe, 48 Tahun, Buruh, Katolik, Jl. Karet Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli. 

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.IK, M.H, dalam keterangannya melalui Ps Paur Subbag Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo mengatakan, tempat kejadian perkara peristiwa tersebut terjadi di Toko Roti “MONICA” Jl. Gomo Kel. Pasar Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli, pada Sabtu 11 Agustus 2018 sekira pukul 15.30 WIB. 

"Adapun barang bukti yang telah diamankan yakni 2 buah Pisau Dapur, 1 Buah dompet yang berisikan Uang Tunai, KTP dan KIS milik terlapor. Kepada pelaku dikenakan Pasal 351 ayat (2) dari KUHPidana, ancaman hukuman 5 Tahun penjara," ujarnya, Minggu (12/08/2018).

Sementara itu, Kapolres Nias menjelaskan bahwa terlapor datang tiba-tiba dari luar dan masuk ke dalam Toko Monica. Setelah sampai di tempat kasir, terlapor langsung mengambil pisau dari pinggangnya lalu menusuk korban beberapa kali. 

Kemudian, kata Kapolres Nias, korban lari keluar dari Toko Monica dan dikejar oleh terlapor. Setelah melihat banyak orang, kemudian terlapor melarikan diri menuju arah kantor Pegadaian selanjutnya menyeberang ke arah Pasar Beringin Gunungsitoli. 

"Kebetulan Personil Sat Intelkam Polres Nias dan personil Sat Lantas sedang melaksanakan patroli dan langsung mengejar dan berhasil mengamankan terlapor bersama barang bukti," tambahnya. 

Selanjutnya terlapor dibawa ke SPKT Polres Nias guna penyelidikan lebih lanjut. "Motif sementara kejadian tersebut adalah diduga terlapor sakit hati kepada korban karena sebelumnya korban telah menyuruh terlapor keluar dari kontrakan rumah milik korban, karena sudah satu tahun lamanya terlapor  tidak membayar uang kontrakan kepada korban," tuturnya. 

"Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Gunungsitoli. Ada terdapat dua tusukan didada dan dua tusukan dilengan tangan kanan," ucapnya mengakhiri. (IJZ)

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00