• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

POLITIK

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kota Gunungsitoli Gandeng LSM, Ormas, Pers Dan Perguruan Tinggi

16 May
13:51 2018
0 Votes (0)

KBRN,  Gunungsitoli: Sebanyak 100 orang peserta dari berbagai latar belakang mengikuti Sosialisasi Partisipasi Masyarakat Kepada LSM,  Ormas,  Pers dan Perguruan Tinggi Se-kota Gunungsitoli pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018 yang terlaksana di Wisma Sangehao,  Rabu (16/5/2018).
Ketua KPU Kota Gunungsitoli Sokhiatulo Harefa mengatakan sosialisasi pada hari ini sangat strategis untuk mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada Rabu,  27 Juni 2018 mendatang. 
LSM,  Ormas,  Pers,  dan Perguruan Tinggi Se-Kota Gunungsitoli diharapkan dapat menginformasikan tentang tanggal pemilihan,  mendorong apakah sudah terdaftar atau belum,  mengetahui siapa saja kandidat calon gubsu,  hingga akhirnya dapat menjadi pemilih yang cerdas. 
" Jumlah Pemilih sesuai DPT adalah sebanyak 84.559 orang,  jumlah ini kita harapkan dapat menggunakan hak pilihnya melalui informasi yang anda sampaikan", ajak Sokhiatulo. 
Lagi dikatakannya KPU Kota Gunungsitoli sudah memetakan segmen pemilih yakni Pemilih Pemula,  Pemilih Muda,  Pemilih Perempuan,  Pemilih Disabilitas, dan  Tokoh Adat,  Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan menurutnya Kepada para pemilih ini KPU sudah melakukan sosialisasi. 
" Sosialisasi tidak berhenti pada hari ini saja,  sosialiasi akan terus kita lakukan hingga sampai hari H", tegasnya. 
Adapun narasumber pada sosialisasi tersebut yakni Pendeta Sarofati Gea dengan materi Peran Strategis LSM,  Ormas,  Pers dan Perguruan Tinggi Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018.
Menurutnya ada sejumlah hal yang membuat tingkat partisipasi memilih tidak bisa maksimal seperti masyarakat apatis karena sering kali orang yang telah dipilih tidak berkomitmen berjuang dan membuat program yang mengubah nasib rakyat termasuk masyarakat tidak memahami peranan propinsi dalam pembangunan masyarakat. 
" Inilah yang terjadi,  masyarakat menilai pemerintah provinsi kurang peduli dengan pembangunan jalan propinsi misalnya", imbuh Sarofati. 
Tidak heran sebutnya tingkat partisipasi masyarakat dikota Gunungsitoli masih saja rendah seperti Pilwalikota tahun 2010 66%, Pilgubsu tahun 2013 50 %, Pileg tahun 2014 67%, Pilkada tahun 2015 63 persen,  padahal secara nasional Pemilu ditargetkan 77%. (IND)

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00