• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

International

Dua Warga Asing Kebangsaan Perancis Dinyatakan Hilang Diperairan Nias

7 May
17:48 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Kapal layar yang di nakhodai oleh dua warga asing berkebangsaan Perancis dinyatakan hilang saat mengikuti event festival Sabang Marine yang di gelar di Sabang Aceh. Keduanya dinyatakan hilang dan lost kontac di peraiaran laut nias. 

Koordinator Pos Sar Nias, Tonggor Gultom saat dikonfirmasi RRI membenarkan kejadian tersebut bahwa kapal lost contact adalah kapal layar salah seorang peserta Festival Sabang Marine yang diikuti oleh beberapa kapal pribadi dari berbagai negara di Sabang Aceh.

"Hampir sepekan sejak berlayar dari Sabang Aceh menuju Magadaskar kapal layar milik pribadi yang di naiki dua warga Perancis hingga kini lost kontac dari panitia," ujar Tonggor Gultom, Senin (7/05/2018).

"Dan info ini merupakan wewenang dari Kantor SAR Banda Aceh, Pos Sar Nias hanya sebai unsur pendukung yang ditugaskan untuk berkoordinasi dan pemantauan bersama pihak terkait di Kepulauan Nias. Mari bersama-sama memonitor perkembangan infonya," tambahnya.

Meski demikian, kata Tonggor, pihaknya tengah melakukan pemantauan di sejumlah titik perairan Nias meski belum secara resmi menggelar operasi pencarian. Walau sudah di lakukan pencarian dan meminta sejumlah SAR yang berada di gugus barat pantai Sumatera untuk memonitor keberdaan kapal layar tersebut di peraiaran laut antara Aceh Nias. 

"Hingga kini dugaan lost kontack dengan kapal peserta festival sabang marine tersebut kemungkinan mengalami kerusakan mesin dan masih belum bisa di hubungi oleh pihak panitia," ucapnya. 

Sementara, lanjut Tonggor Gultom, untuk pencarian terhadap kapal serta dua orang awaknya, Basarnas dari Aceh telah meminta bantu sejumlah tim sar dan pihak terkait melaporkan jika menemukan keberadaan kapal di maksud dengan menyebarkan identitas dua awaknya serta ciri-ciri kapal yang sampai saat ini hilang di perairan laut Nias. 

"Kapal layar yang lost contact tersebut bercirikan warna lambung biru dan warna layar putih dengan panjang kapal sekitar 15 meter serta memasang bendera Perancis," jelasnya. 

Sebelumnya, pada tanggal 23 April 2018, kapal layar milik Glaz, meminta izin masuk perairan teluk Sabang di karenakan cuaca buruk sampai tanggal 3 Mei 2018. Selesai acara Sabang Marine kapal tersebut melanjutkan perjalanannya ke La Reunion ke sebuah pulau yang berada diwilayah Perancis sebelah barat Madagaskar. (IJZ) 

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00