• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEPULAUAN NIAS

Menanti Orang Tua Angkat Untuk Sang Bayi Yang Ditelantarkan Orang Tua

10 April
12:51 2018
1 Votes (5)

KBRN, Gunungsitoli: Kulit putih sangat kontras dengan baju merah yang dikenakannya, ia tertidur dengan lelap tidak peduli dengan orang-orang yang sedang mengurus nasibnya. Dialah Bayi X yang belum bernama hingga saat ini. Setelah dirawat intensif kurang lebih satu bulan, bayi malang yang ditelantarkan orang tuanya dan sempat menggegerkan kota Gunungsitoli karena ditinggalkan begitu saja di depan sebuah toko di kelurahan pasar Gunungsitoli kini diserahkan ke panti asuhan Karya Faomasi Soaya kemarin.

Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kota Gunungsitoli Anwar Harefa mengatakan penyerahan bayi tersebut ke panti asuhan sudah sesuai dengan PP nomor 54 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak dan juga Peraturan Menteri Sosial nomor 110 tahun 2009 tentang Persyaratan Pengangkatan Anak.

Ini artinya jelas Anwar sebelum bayi itu diadopsi oleh calon orang tua angkat harus dititipkan dipanti atau yayasan yang diberikan izin dinas sosial kabupaten/kota.

Disebutkannya jika ada yang berkeinginan mengadopsi bayi tersebut maka persyaratannya  memberi permohonan ke dinas sosial, fotokopi KK dan sudah berkeluarga sekurang-kurangnya 5 tahun, tidak memiliki anak atau hanya baru memiliki 1 anak,  memiliki agama mayoritas di daerah bayi itu ditemukan dan akan dikunjungi oleh pekerja social. Dengan persyaratan diharapkan anak itu akan diasuh oleh orang tua angkat yang tepat.

“ Prinsipnya kita harus pastikan orang tua angkat mampu secara ekonomi dan memiliki tingkat kematangan emosional dalam memberikan kasih sayang kepada bayi tersebut”, tutur Anwar, Selasa (10/4/2018).

Pun jika permohonan dikabulkan maka selama 6 bulan bayi dan calon orang tua angkat akan dievaluasi oleh Dinas Sosial sebelumnya akhirnya resmi diserahkan kepada mereka yang ditentukan oleh pengadilan berdasarkan rekomendasi dari dinas social.

“ Izin sebagai calon orang tua angkat akan dikeluarkan Dinas Provinsi, keputusan sebagai orang tua angkat ditetapkan oleh pengadilan berdasarkan rekomendasi dinas sosial”, imbuhnya.

Sementara itu selama berada di Panti Asuhan pemerintah Kota Gunungsitoli akan tetap bertanggung jawab memberikan biaya kebutuhan bayi atau biaya penitipan  selama berada di panti hingga sudah memiliki keluarga tetap.

“ Kami akan anggarkan melalui P-APBD tahun 2018”, pungkas Anwar. (IND)

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00