• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum

Cegah Perpecahan Antar Warga Jelang Pilgubsu 2018, Polres Nias Gelar Acara Silaturahmi

13 March
12:33 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif aman dan tertib menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu), Polres Nias menggelar Silaturahmi antar unsur Forkopimda, FKUB, KPU, Panwaslih, Tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten/Kota diwilayah hukum Polres Nias, Selasa (13/03/2018) siang. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Wisma Soliga itu, ditandai dengan penandatanganan Ikrar bersama dengan mengangkat tema meningkatkan toleransi antar umat beragama dan menciptakan keharmonisan bermasyarakat guna menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif dalam rangka mewujudkan Pilgub yang aman tertib dan damai diwilayah hukum Polres Nias. 

"Adapun maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 secara aman dan tertib," ujar Kapolres Nias AKBP Erwin Horja H Sinaga, SH, S.IK. 

"TNI-Polri mengajak kita semua untuk berkomitmen dan menyatakan menolak serta melawan politik uang, Hoax, politisasi Sara dan anti ujaran kebencian dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 ini," tambahnya. 

Berkaca dari pengalaman yang lalu, kata Kapolres, proses pemilihan seringkali berjalan tidak maksimal karena diwarnai praktik-praktik kecurangan di antaranya politik uang politik, transaksional, kampanye hitam dan berbagai jenis kecurangan lainnya yang pada akhirnya membuat pesta demokrasi hanya bersifat normatif atau prosedural belaka dan makna substantif dari pemilihan itu sendiri menjadi hilang. 

"Politik uang, Hoax, politisasi Sara serta ujaran kebencian adalah sebuah hambatan dalam mewujudkan Pilkada yang berkualitas. Untuk itu semua elemen bangsa harus menyatakan perlawanan dan menolak segala bentuk kecurangan dan segala bentuk perpecahan yang akhir-akhir ini muncul sehingga menimbulkan kerusakan dan ketidak tentraman di tengah-tengah masyarakat," ungkapnya. 

Untuk itu, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran dan secara aktif melakukan kontrol terhadap berbagai bentuk kecurangan dalam proses tersebut sehingga dapat tercipta hasil akhir proses demokrasi yang jujur, adil, langsung, umum dan rahasia yang diharapkan berimplikasi terhadap kualitas pemimpin kepala daerah yang kredibel dan mampu menjalankan tata kelola pemerintah dengan baik.

Pada  kesempatan itu turut hadir Wakil Bupati Nias, Sekda Kota Gunungsitoli, mewakili Bupati Nias Barat, Nias Utara, mewakili Dandim 0213 Nias dan Kejari Gunungsitoli, KPU, Panwaslih serta para tokoh agama, adat, para Camat sewilayah hukum Polres Nias. (IJZ) 

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00