• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEPULAUAN NIAS

Peksos Kota Gunungsitoli Fokus Pada Permasalahan kesejahteraan Anak

2 March
11:43 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli:Kota Gunungsitoli memiliki 2 orang Pekerja Sosial atau Peksos dari Kementrian Sosial Republik Indonesia, demikian dijelaskan Restu Eli Harefa salah seorang Peksos Kota Gunungsitoli pada saat acara Narasumber Menjawab Kamis (2/3/2018).

Restu mengatakan Peksos atau Pekerja Sosial adalah seorang professional yang khusus membantu penanganan masalah-masalah kesejahteraan social terutama masalah anak. Sejak memulai tugasnya sebagai peksos di Kota Gunungsitoli tahun 2015 yang lalu, ia dan rekannya bernaung di Dinas Sosial dan membantu pemerintah kota dalam menangani masalah-masalah kesejahteraan social seperti kemiskinan, anak-anak terlantar lebih spesifik lagi mereka bertugas mendampingi panti social dan respon kasus.

“ Kita mendampingi anak-anak yang berhadapan dengan hukum khususnya anak sebagai korban dan saksi”, jelas Restu.

Selama 3 tahun ungkapnya sekitar 50 kasus anak yang sudah didampingi olehnya dengan dominasi kasus pelecehan seksual. Jadi saat kepolisian menerima laporan  sebuah kasus yang melibatkan anak sebagai korban atau saksi, maka penyidik akan meminta peksos akan dihubungi untuk mendampingi anak untuk melihat sisi Biopsikososialnya dan mendampingi anak saat mereka menjalani pemeriksaan oleh pihak berwajib serta membuat laporan social  sebagai bahan pertimbangan bagi pihak kepolisian.

Sebagai Peksos Restu juga bekerjasama dengan lembaga-lembaga perlindungan anak seperti PKPA, P2TP2A dan LK3 Kota Gunungsitoli. Ia juga mengajak seluruh warga Kota Gunungsitoli untuk menjaga kepentingan terbaik anak, sehingga anak mampu menikmati masa-masa pertumbuhan mereka dan terbebas dari tindak kriminalitas sekecil apapun. (IND)


 

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00