• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEPULAUAN NIAS

Memperjuangkan Anggaran Responsif Hak Anak di Kota Gunungsitoli

13 February
15:49 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Cabang Nias  menggelar Focus Group Discussion dalam rangka pembuatan Buku Panduan Penyusunan Anggaran Yang Responsif Hak Anak Bagi Pendamping Desa di Kota Gunungsitoli tahun 2018, bertempat di aula P2TP2A kabupaten Nias, Selasa (13/2/2108).

Direktur Eksekutif Yayasan PKPA Indonesia Keumala Dewi mengatakan sejak 2016 yang lalu pihaknya sudah mulai melakukan advokasi terkait penyusunan Anggaran Responsif Hak Anak (ARHA), dengan perspektif kepentingan terbaik untuk anak yakni mengutamakan hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi anak.

Lebih jauh dikatakannya berdasarkan keputusan Presiden Jokowi terbaru mengenai prioritas  anggaran dana desa dimana program perempuan dan anak termasuk di dalamnya, inilah yang ditangkap PKPA sebagai peluang yang baik untuk memperjuangkan Anggaran Responsif Hak Anak (ARHA).

“ Dana desa ini merupakan peluang  yang sangat besar untuk bisa berkontribusi untuk pemenuhan hak anak”, jelas Keumala.

Maka FGD ini bertujuan untuk menampung saran-saran dari stake holder untuk dimasukkan dalam Buku Panduan Penyusunan Anggaran Yang Responsif Hak Anak Bagi Pendamping Desa.

Ketika Buku ini selesai disusun tambah Keumala maka pada  bulan April mendatang PKPA akan melaksanakan Training of Trainer (ToT) bagi para pendamping desa dan masyarakat, sehingga ketika LKPD disusun pada Bulan Mei panduan ini sudah dipegang.

FGD yang mengalir dinamis pagi tadi dihadiri oleh Sekretaris Dinas PMDK Kota Gunungsitoli beserta staf, Para pendamping desa, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari Dinas P5A Kota Gunungsitoli, Perwakilan dari Dinas Sosial, Bappeda Kota Gunungsitoli, Komunitas Ya’ahowu ID dan Pers. (IND)


  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00