• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Komite I DPD RI Kunker Di Kepulauan Nias

8 February
14:41 2018
0 Votes (0)

KBRN,Gunungsitoli : Untuk melakukan inventarisasi materi penyusunan RUU tentang percepatan pembangunan daerah tertinggal, Komite I DPD RI melakukan kunjungan kerja di kabupaten Nias, (Senin/5/2/2018).

Kedatangan Komite I DPD RI tersebut disambut langsung Bupati dan Wakil Bupati Nias, di bandara binaka Gunungsitoli, dan turut dihadiri Bupati Nias Barat, Forkopimda Se-kepulauan Nias.

Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM saat  melakukan rapat kerja dengan Komite I DPD RI menyampaikan bahwa, kunjungan Komite I DPD RI di kepulauan Nias dapat membawa manfaat yang besar dalam memacu percepatan pembangunan daerah tertinggal diwilayah Indonesia, dan didalamnya Nias masih masuk daerah tertinggal.

“ Selamat datang kami ucapakan kepada Ketua Komite I DPD RI beserta rombongan. Dan  kami berharap kunjungan Komite I DPD RI di kepulauan Nias dapat membawa manfaat yang besar dalam memacu percepatan pembangunan daerah tertinggal diwilayah Indonesia, khusunya bagi kepulauan Nias sendiri, Ujar Bupati Nias

Sementara itu ketua Komite I DPD RI Drs.H.Akhmad Muqowam menyampaikan bahwa, kunker yang dilakukan ini Untuk melakukan inventarisasi materi penyusunan RUU tentang percepatan pembangunan daerah tertinggal.

Dijelaskannya, sesuai dengan Kepres 131 tahun 2015 Nias masih masuk kabupaten/kota seluruh Indonesia yang masih tertinggal. Untuk itu di tegas Akhmad Muqowam, DPD RI tidak akan diam terkait dengan permasalahan itu. DPD RI ditugaskan untuk merancang undang undang percepatan pembangunan untuk daerah tertinggal tersebut.

Rapat kerja Komite I DPD RI yang di gelar di Ruang Rapat lantai III kantor Bupati Nias, turut dihadiri Bupati Nias Barat, direktorad Jenderal pembangunan daerah tertinggal kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan tranmigrasi RI, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Utara, SKPD kabupaten/Kota Se-kepulauan Nias, Tim Bupati untuk percepatan pembangunan daerah, dan Tim percepatan penanggulangan kemiskinan. (Bobby R).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00