• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Bupati Nias Berkomitmen UHC Program JKN-KIS Akhir Tahun 2018

25 January
10:41 2018
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Bupati Kabupaten  Nias, Sokhiatulo Laoli, melakukan penandatanganan Pernyataan Komitmen bersama BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Rabu (24/01) bertempat di Kantor Bupati Nias. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah Kabupaten Nias terhadap pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan demi tercapainya Universal Health Coverage (UHC) bagi masyarakat Kabupaten Nias pada 31 Desember 2018 serta sebagai bentuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang berada di Kabupaten Nias.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nias, PelaksanaTugas (Plt) Kepala Dinas Sosial dan Transmigrasi, Kepala Dinas Kesehatanbeserta dengan jajarannya, sedangkan dari pihak BPJS Kesehatan dihadiri oleh Pejabat Pengganti Sementara (Pps) Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Kabid. Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan, Kabid. Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan, Kabid. Penjaminan Manfaat Rujukan dan Kabid. Kepesertaan-Perluasan Peserta.

Bupati Kabupaten Nias, Sokhiatulo Laoli menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, yang tetap konsisten dalam mengawal berlangsungnya Program JKN-KIS ini. 

"Saya menyampaikan terimakasih kepada BPJS Kesehatan, atas konsistensinya dalam menyelenggarakan program JKN-KIS ini dan juga terus memberikan inovasi dalam perbaikan program JKN-KIS guna mewujudkan Jaminan Kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat”ucapnya.

Terkhusus untuk BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, saya berterimakasih atas kerja sama yang telah terjalin diantara para pihak. Harapannya, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, terus berinovasi guna mewujudkan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan, secara pribadi saya akan mendorong setiap fasilitas kesehatan yang ada di wilayah kerja Kabupaten Nias untuk meningkatkan mutu kualitas layanan dan saling bersinergi dengan pihak-pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli”, lanjutnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Nias, Sokhiatulo Laoli menegaskan komitmen yang telah ditandatangani ini harus terlaksana paling lambat tanggal 31 Desember 2018.

“Saya harapkan untuk semua satuan kerja terkait, harus saling berkoordinasi untuk dapat mewujudkan komitmen ini”, tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, pihak BPJS Kesehatan yang diwakili oleh Pps. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Dedy Setiadi menyampaikan terimakasih dan apresiasinya atas dukungan, kerja sama,dan komitmen yang telah dituangkan dan ditandatangani bersama dalam Surat Komitmen oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nias.

"Saya mewakili BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, mengucapkan terimakasih dan kami memberikan apresiasi yg sebesar-besarnya atas komitmen yang telah ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Nias. Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nias, yang telah bersama-sama mewujudkan pemenuhan Hak Asasi Manusia khususnya penduduk Kabupaten Nias, yakni Hak Untuk Sehat yang telah diatur oleh Konstitusi Negara Indonesia”.Ujarnya.

Ia juga menambahkan dengan ditandatanganinya Surat Pernyataan Komitmen ini, maka segala tujuan yang hendak dicapai, dapat segera terwujud guna meningkatkan kualitas derajatkesehatan masyarakat di Kabupaten Nias.

“Terlaksananya penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen ini, maka Kabupaten Nias merupakan kabupaten kedua yang telah berkomitmen untuk mencapai UHC di Kepulauan Nias setelah Kabupaten Nias Utara. Kami juga berharap, dengan adanya komitmen ini, akan memotivasi kabupaten/kota lainnya untuk mengambil langkah yang sama mewujudkan UHC”, tambah Dedy.

Hingga Januari 2018 ini jumlah penduduk yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS untuk seluruh segmen di Kabupaten Nias sebanyak 135.188  jiwa atau 88.91% dari jumlah penduduk yang berjumlah 152.048 jiwa. Dengan kata lain dibutuhkan 9.258 Jiwa untuk didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS sehingga syarat minimal UHC dapat terwujud yakni 95% dari jumlah penduduk wajib menjadi peserta JKN-KIS.

Untuk meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli telah bekerja sama dengan 87 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang terdiri atas 71 Puskesmas, 10 Klinik, dan 6 Dokter Prakter Perorangan (DPP) dan 3 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yaitu RSUD Gunungsitoli, RSU Bethesda, dan RSUD Lukas Hilisimaetano.(IND)

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00