• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Bukan Hoax, Registrasi Kartu Prabayar Wajib Untuk Perlindungan Konsumen

2 November
15:15 2017
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Registrasi atau pendaftaran kartu prabayar yang diwajibkan pemerintah melalui Kominfo adalah benar adanya, hal ini ditegaskan oleh SPV Grapari Kios Gunungsitoli Jenni Ervin Telaumbanua, Kamis (2/11/2017).

Ia mengatakan kebijakan untuk melakukan Registrasi kartu parabayar semata adalah untuk mencegah hal-hal yang merugikan konsumen, dan bukan untuk tujuan terselubung lainnya. Diakui atau tidak jelas Jeni, selama ini dunia digital Indonesia banyak diwarnai dengan kejahatan. Ada penipuan"mama minta pulsa". Ada SMS minta transfer uang, atau menagih kontrakkan. Ada tipuan undian berhadiah. Ada gendam lewat telepon. Bahkan belakangan ada juga sindikat bayaran untuk penyebaran hoax, dan ujaran kebencian. artinya kejahatan cyber sudah menjadi profesi bagi sebagian masyarakat tertentu.

“ Jadi ini justru sangat baik agar kita terhindar dari kasus-kasus demikian”, jelas Jeni.

Ditambahkannya registrasi bisa dilakukan sendiri oleh konsumen caranya bagi pelanggan baru mengetik REG spasi NIK#KK# kirim ke 4444 sedangkan bagi pelanggan lama ketik ULANG spasi#NIK#KK dan juga mengirimkan ke nomor yang sama 4444. Reegistrasi ini sama sekali tidak menggunakan pulsa dan kesempatan cukup panjang mulai tanggal 31 oktober hingga 28 Februari 2018, selama periode ini tidak akan dilakukan pemblokiran kartu oleh provider, dan setiap orang hanya boleh mendaftarkan maksimal 3 kartu prabayar.

Jeni mengatakan setiap sms registrasi dikatakan berhasil jika sudah mendapat sms konfirmasi namun jika ada kesulitan ia menyilahkan datang ke Grapari kios.

“ Memang banyak yang mengeluh gagal, yah wajar karena setiap harinya ada sekitar 10 ribu orang yang mendaftar”, ungkapnya lagi.

Sejauh ini sebutnya sudah sekitar 40 persen pelanggan yang mendatangi Grapari dan melakukan registrasi, selalu ada pertanyaan apakah registrasi perlu dan tidak merugikan pelanggan, oleh pihaknya selalu ditegaskan untuk tidak percaya dengan berbagai berita hoax yang menakut-nakuti masyarakat seakan dengan registrasi ini akan dikriminalisasi dengan UU ITE.

“ Abaikan berita hoax, percaya deh dengan pemerintah”, pungkas Jeni. (IND)


 

  • Tentang Penulis

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

  • Tentang Editor

    Indah Febriyanti Bu'ulolo

    Reporter RRI Gunungsitoli<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00