• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

International

Kedubes Australia Berdialog dengan Masyarakat Nias lewat RRI Gunungsitoli

19 January
18:12 2017
0 Votes (0)

KBRN, Gunungsitoli: Minister Counsellor (Political and Public Diplomacy Branch) dari Kedutaan Australia, Dr Bradley Armstrong PSM berkunjung ke Kantor Radio Republik Indonesia Gunungsitoli, Kamis sore (19/01/2017).

Kunjungannya disambut oleh Kepala LPP RRI Gunungsitoli, Maryoto, S.Kom,MM, beserta para pejabat struktural RRI Gunungsitoli.

Usai menggelar pertemuan di ruang kerja Kepala RRI Gunungsitoli, Bradley mengatakan kunjungannya ke Pulau Nias tidak lain untuk mengetahui kondisi wilayah Indonesia terutama di daerah kepulauan.

“Pertama menginjakkan kaki di pulau Nias ini, yang pertama sekali saya mencari dimana RRI. Saya pecinta siaran RRI dari dulu,” ujar Bradley disela-sela dialog interaktif yang disiarkan secara langsung melalui program 1 di ruang multi Purpose RRI Gunungsitoli

Disamping itu dari pemaparan yang disampaikan kepada Kepala RRI, dirinya berencana akan melakukan pertemuan lanjutan dengan mengundang beberapa reporter RRI Gunungsitoli  untuk ikut pada pertemuan besok, Jumat 20 Januari 2017, oleh seluruh pimpinan redaksi media sekepulauan Nias yang akan dilaksanakan di Hotel Miga Beach Gunungsitoli.

“Ada tiga hal utama misi saya kepulauan Nias. Yang pertama melihat kemajuan perekonomian masyarakat Nias, masalah pendidikan dan masalah kesehatan,” ucapnya seraya menyampaikan bahwa Nias sangat indah.

Kepala LPP RRI Gunungsitoli, Maryoto,S.Kom,MM, berharap dengan kunjungan Perwakilan Kedubes Australia ke Nias khususnya ke RRI Gunungsitoli akan membawa dampak positif terutama terhadap sektor perekonomian masyarakat kepulauan Nias.

"Ya semoga saja ini sebuah awal yang baik dengan Australia bagi masyarakat Nias," kata Maryoto. (IJZ)

  • Tentang Penulis

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

  • Tentang Editor

    Indra Jaya Zendratö

    Reporter RRI Gunungsitoli,Email: indrarri@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00