• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Pemprov bersama POLRI dan TNI memperketat pengawasan dan peredaran minuman keras.

21 February
13:22 2020

KBRN Gorontalo : Pemerintah Provinsi terus memperketat pengawasan dan peredaran minuman keras di daerah ini.

Minuman keras atau miras menjadi sumber utama timbulnya kasus kriminal baik itu kekerasan dalam rumah tangga, pencurian, pembunuhan dan kasus kriminal lainya.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menegaskan, untuk pemberantasan miras ini Pemerintah Provinsi menggandeng  pihak Kepolisian maupun TNI.

Untuk mengoptimalkan pemberantasan, Pemprov akan merevisi kembali Peraturan Daerah Perda tentang Miras termasuk pelarangan untuk penjualan minuman berakohol diatas lima persen.

“ Dari awal Miras ini tidak habis-habisnya saya bicarakan, baik setiap agenda ada Sholat Jumat di Masjid termasuk rapat Forkopimda saya sampaikan ke Teman-teman baik itu TNI dan POLRI untuk sama-sama kita berantas Miras tapi memang belum ada regulasi yang mendukung itu, sehingga perda miras provinsi Gorontalo kita akan revisi lagi kita akan perkuat lagi”. Ungkap Rusli Habibie kepada RRI.

Gubernur  berharap seluruh aparat mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk bersama-sama memerangi peredaran minuman keras ini. Selain itu juga dibutuhkan peran serta seluruh eleman masyarakat dalam memberantas penyalagunaan dan peredaran minuman keras.

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00