• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Diduga jual anak hasil Aborsi,dukun beranak di Polisikan

22 January
08:32 2020
0 Votes (0)

KBRN Gorontalo: Sepak terjang dukun beranak SU warga Kota Gorontalo  berakhir setelah dirinya di polisikan. SU telah melakukan Aborsi dari pasangan Y dan J  setelah melakukan aborsi yang diduga telah menjual anaknya

AKBP Desmont Harjendro ketika dikonfirmasi pengembangan kasus Aborsi yang ditangani Polres Gorontalo Kota, Rabu(22/1/2020), Ia  mengatakan bayi ini ditemukan setelah polisi mengembangkan penyidikan atas laporan rumah sakit saat penaganan kesehatan  dari ibu yang mengalami pendarahan .

“SU dukun Beranak ini membawa Kabur bayi hasil Aborsi Saat itu Sang Ibu mengalami Pendarahan hebat kemudian di bawa ke rumah sakit bersalin terdekat,setelah di pastikan perawatan medis,J kembali ke rumah dukun tersebut namun bayi yang dicari sudah tidak ditemukan lagi” Kata Kapolres

SU meminta uang Rp 4 juta untuk membiayai pengobatan proses pengguguran tersebut. Namun, saat pengguguran sang wanita mengalami pendarahan, dan bayi sudah berhasil lahir. Karena pendarahan, wanita tersebut langsung diboyong ke rumah sakit, kata AKBP Desmont Harjendro.

  

AKBP Desmont Harjendro menambahkan pihak RS menanyakan keberadaan bayi, karena ada rasa curiga sehingga dilaporkan ke Polres Kota Gorontalo.

“kami melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah SU.  kemudian melakukan pengembangan dan menemukan  bayi tersebut diberikan ke tetangga oleh anaknya dukun," ujar AKBP Desmont Harjendro.

  Diduga, hilangnya bayi ini karena akan dijual kepada SR, salah seorang warga dengan harga Rp 3 juta. "Ada perjanjian anak itu ditebus dengan uang Rp3 juta. Dengan alasan orangtua bayi tidak memiliki uang untuk biaya RS. Setelah penyelidikan kami menemukan bayi itu sudah diantar ke Kecamatan Kota Barat," tambah AKBP Desmont Harjendro. Saat ditemukan kondisi bayi sudah tidak sehat, sehingga aparat kepolisian segera membawa ke RS untuk penanganan medis.

"Kami akan  lakukan penyelidikan lebih dalam. setelah kondisi ibunya sehat yang saat ini masih di RS, Kalaupun ditemukan fakta yang lain yang bisa dikaitkan dengan penjualan manusia,    ini akan tindak sesuai hukum.”  ujar AKBP Desmont Harjendro.

----------------

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00