• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Peralihan Tugas, Yonif Raider 641/Bru Gantikan Yonmek 643/Wns Jaga Perbatasan

26 November
19:08 2019
1 Votes (5)

KBRN, Entikong : Komando tugas operasi pengamanan perbatasan untuk wilayah sektor barat Provinsi Kalimantan Barat berganti pasukan. Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti yang telah bertugas selama 9 bulan terakhir digantikan Yonif 641/Beruang untuk 9 bulan kedepan.

"Hari ini kami mengakhiri tugas operasi pengamanan perbatasan di sektor barat Kalimantan Barat. Satgas pengganti kami dari Yonif 641/Beruang yang akan bertugas untuk 9 bulan kedepan," kata Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti, Letkol Inf. Dwi Agung Prihanto, Selasa (26/11/2019).

Pergantian pasukan penjaga perbatasan tersebut untuk memberikan penyegaran kepada pasukan. Di perbatasan, sebut Dwi Agung, cukup antik. Ada intrik-intrik yang perlu diwaspadai prajurit terkait kegiatan ilegal diwilayah ini.

Untuk diwilayah sektor barat Kalimantan Barat, Yonif Raider 641/Beruang disebar ke tiga kabupaten perbatasan yaitu Sanggau, Bengkayang dan Sambas. Ada 450 prajurit Yonif Raider 641/Beruang yang disiagakan Mabes TNI untuk mengamankan daerah ini.

Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang, Letkol Inf. Kukuh Suharwiyono mengatakan saat ini seluruh prajurit sudah berada di semua pos. Para prajurit tersebut, imbuhnya, langsung melaksanakan tugas pengamanan perbatasan dan juga pembinaan teritorial mulai hari ini.

"Sebelum kesini kami sudah mendapat latihan pratugas, kami masuk langsung melanjutkan tugas-tugas yang sudah dilaksanakan Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti sebelumnya," ujar Letkol Inf. Kukuh Suharwiyono.

Menyikapi dinamika dan kondisi perbatasan yang sewaktu-waktu berubah, imbuh Kukuh, satgasnya sudah menyiapkan langkah-langkah taktis. Pendekatan teritorial dikedepankan untuk mengetahui akar persoalan dan mencari solusinya.

Disinggung tentang keberadaan jalan tikus, Kukuh menyampaikan, pengamanan di jalur tidak resmi itu termasuk fokus utama Satgas Pamtas. "Pengawasan kami maksimalkan, baik dengan patroli maupun sweeping di tempat-tempat yang diduga menjadi jalur ilegal," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00