• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Warga Banjar Anyar Gotong Royong Mengubur Bangkai Babi

25 February
11:38 2020
0 Votes (0)

KBRN, Tabanan: Pasrah, dan  memanjatkan doa, hanya itulah yang saat ini bisa dilakukan para peternak babi di Bali dengan harapan agar ternak mereka tidak mengalami nasib sama seperti ribuan babi lainnya yakni mati secara mendadak tanpa sebab.

Salah seorang peternak babi di Banjar Anyar Kediri Tabanan I Made Budiana atau akrab di sapa Dostam kepada RRI Selasa, (25/2/2020) mengaku kini dikandangnya masih tersisa 27 ekor babi dalam kondisi sehat. Sementara jika dihitung ketersediaan babi di Banjar Anyar Kediri Tabanan kurang lebih ada 150 ekor, yang dipersiapkan untuk Hari Raya Kuningan.

“Kami sendiri di rumah masih 27 ekor, kalau di Banjar Anyar kurang lebih masih 150 ekor”, tuturnya.

Meski stok hari raya cukup, namun banyak masyarakat memutuskan tidak mengkonsumsi daging babi karena isu virus African Swine Fever (ASF) atau Demam Babi Afrika.

Disinggung soal peternak yang babinya mati dan kesulitan mengubur, pria yang juga selaku Kepala Desa Banjar Anyar Kediri Tabanan itu mengaku prihatin, apalagi dari pihak pemerintah belum ada bantuan dana maupun fasilitas untuk membantu menguburkan bangkai babi.

“Bila mana nanti ada yang bisa membantu penguburan babi mati, kami bersyukur ada yang membantu”, harapnya.

Made Dostam Budiana menambahkan selama ini untuk mengubur puluhan babi mati di Banjar Anyar, para peternak mengubur sendiri dengan meminta bantuan tetangga ataupun peternak lainnya untuk bergotong royong. Jika tidak bergotong royong, diakui peternak akan kesulitan mengubur bangkai babi, apalagi bila ukurannya lumayan besar.

Tetapi menurut Made Dostam, di desa lainnya, ada juga peternak yang harus rela merogoh kocek sendiri Rp. 100 ribu hingga Rp. 300 ribu per ekor untuk mengupah orang aga bersedia membantu menguburkan ternak babi yang mati.

  • Tentang Penulis

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00