• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Penanganan Tanah Longsor yang Menimpa rumah Warga di Ulakan Belum Bisa di Tangani

25 February
07:09 2020
0 Votes (0)

KBRN, Karangasem: Penanganan longsor yang menimpa rumah warga Abian Canang , Ulakan Karangasem belum dapat ditangani. Seluruh pemangku kepentingan diharapakan segera menuntaskan hal tersebut.

"Kalau berbelit sih enggak, hanya itu oper-operan,  kalau besok lagi  dioper saya nyerah dah , saya hanya berasumsi memang beginilah mungkin dalam penanganannya, seperti tidak respect terhadap masyarakat kecil,” sesalnya. 

Wayan Runa Adik ipar korban tanah longsor di Banjar Dinas Abian Canang, Desa Ulakan , Manggis Karangasem geram lantaran merasa dioper-oper ketika ingin mendapatkan bantuan penanganan bencana tanah longsor yang menimpa rumah  kakak iparnya  I Nyoman Linggih (40) tahun. Rumah baru dibangun beberapa bulan lalu  itu hampir tertimbun material longsoran tebing yang berada diantara rumah tersebut. Rumah yang  dihuni 4 orang  jiwa, hingga saat ini dikelilingi material longsor. Kejadian tersebut sejatinya telah  terjadi pada 7 februari kemudian ditambah longsor susulan pada 21 februari lalu. Namun hingga saat ini belum ada penanganan optimal yang dilakukan.

 

"Sudah saya laporkan lewat PUPR, lewat  GMP kepada bupati juga sudah, hanya saja penjajakannya  belum maksimal, dari PU suruh saya ke BPBD, BPBD juga  sudah menghubungi saya katanya masih check anggaran, tapi sampe kejadian dua kali belum sih atanya  ada  anggaran mengenai pengadaan aat barat. Hanya saya  disarankan ke Kodim untuk mohon alat berat, dan saya sudah juga lakukan itu"  bebernya.

Kepala Dusun abian Canang itu berharap pemerintah dapat  segera membantu penanganan longsor ini.

"Kami mohon kepada pemerintah dapat segera membantu, karena untuk bangun rumah saja masih berhutang apalagi menyewa alat, ini kan perlu biaya lagi sementara korban tidak memiliki pekerjaan yang tetap itupun  kalau ada  yang menyuruh kerja" jelasnya. 

Saat ini yang sudah ditangani adalah menebangan pohon kelapa yang dinilai berpotensi bahaya terutama pada saat hujan. Kepala BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa dikonfrimasi RRI tak menampik, penanganan material belum bisa dilakukan lantaran terkendala akses jalan.

"Alat berat dari PUPR tidak bisa dibawa ke lokasi karena jalurnya kecil ,kalau secara manual  juga susah dilakukan karena banyak batu, kami juga sudah sampaikan kepada kepala dusunnya, agar mohon  eskavator yang lebih kecil  sehingga bisa dibawa masuk ke lokasi. Tapi kalau  melihat kondisi di lapangan ini agak suit karena kalau dibersihkan material yang dibawah takutnya nanti tergerus  lagi material di atasnya" jelasnya.

Kalak BPBD Karangasem lebih lanjut menjelaskan, saat ini korban  sudah menungsi ke rumah saudaranya dan tidak diperbolehkan tinggal di umh tersebut karena sangat beresiko jika kembali terjadi hujan.

  • Tentang Penulis

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00