• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bangkai Babi Dibuang Sembarangan, Picu Penyebaran Virus

24 February
15:29 2020
0 Votes (0)

KBRN, Denpasar: Bangkai babi yang dibuang sembarangan ke sungai  dinilai akan memicu penyebaran virus  terhadap babi yang lainnya.

“ SOP-nya kan apabila  ada kematian (babi) dalam satu lokasi dikubur karena kalau dibakar kan sesuatu yang agak sulit dilakukan oleh peternak, apa lagi virusnya akan mati dalam waktu yang sama jika dikubur” 

Penekanan tersebut sejatinya telah rutin disampaikan oleh pemerintah khususnya Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali dalam  pertemuan pertemuan yang membahas tentang kematian babi di Bali. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali drh. I Ketut Natakesuma dikonfrimasi RRI di Denpasar, Senin (24/02/2020) tak memungkiri maraknya pembuangan bangkai babi  ke sejumlah sungai di Bali yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab. Ia menilai  perilaku ini dinilai memicu penyebaran virus yang menyebabkan kematian pada babi.

“Babi itu kalau di buang ke sungai akan  memicu penyebaran virus itu semakin meluas, dan mempengaruhi serta menginfeksi ternak babi yang menggunakan air sungai yang ada dihilirnya. Ini yang sering terjadi, apalagi pasca hari raya ini banyak limbah  babi yang dibuang dicomberan, mengalir ke sungai ini bangian dari penyebaran  virus” jelasnya

Menurut Natakesuma, idealnya  bangkai babi itu  dikubur pada kedalaman minimal 1 meter di bawah tanah. Hal ini penting untuk mengurangi penyebaran virus yang menyerang babi. Seperti yang dilakukan peternak babi asal Abian Semal, Badung, I Made Suartika. Dikonfrimasi terpisah, Ia mengatakan bahwa bangkai-bangkai babi dikuburkan di dekat kandang babi. Namun Ia tak menampik  masih ada oknum yang membuang bangkai babi ke sungai.

“Babi yang mati dikubur di dekat kandang, bahkan ada  yang membuat lubang banyak, ya walapun imni cukup merepotkan. Tetapi saya dengar dan saya liat juga ada peternak yang entah dari mana ada bangkai babi yang dibuang ke sungai, ini ada yang saya lihat di sungai”, jelasnya.

Menggapi  hal itu pemerintah  mengimbau kepada peternak  maupun masyarakat agar tidak lagi membuang bangkai babi ke sungai. Hanya untuk memudahkan diri sendiri namun  menyebabkan masalah baru kepada masyarakat lainnya.

  • Tentang Penulis

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00