• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

Kawal Galungan, Polresta Denpasar Lakukan Langkah Ini

18 February
09:49 2020

KBRN, Denpasar : Umat Hindu merayakan Galungan, Rabu 19 Februari 2020. Sebelum perayaan puncak, hari yang dirayakan setiap 210 hari sekali ini diawali dengan Penampahan (18 Februari 2020), dan Umanis Galungan (20 Februari 2020).

 

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar telah menyiapkan skema pengamanan sepanjang rangkaian Galungan. Hal itu guna memberikan rasa aman bagi umat yang merayakan.

 

Kepala Bagian Operasi Polresta Denpasar, Komisaris Polisi I Nyoman Gatra mengatakan, pihaknya melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). KRYD dilakukan disejumlah pasar tradisional, jalur lintas kabupaten/kota, rumah peribadatan, dan objek wisata.

 

Pengamanan jalur kabupaten/kota disebut perlu dilakukan, mengingat pada perayaan Galungan ini tidak sedikit masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Pihaknya memperkirakan, mobilitas menuju Kabupaten Klungkung, Karangasem, dan Buleleng akan mengalami peningkatan.

 

"Pada kegiatan Galungan ini memang tidak ada operasi khusus, seperti umpamanya Lebaran itu ada operasi ketupat agung dan sebagainya, tetapi untuk hari raya Galungan dan Kuningan ini tidak dikemas dalam operasi khusus, tetapi kemasannya adalah KRYD, kegiatan rutin yang ditingkatkan," katanya ketika dikonfirmasi RRI di Denpasar, Selasa (18/2/2020).

 

Meski melakukan KRYD, akan tetapi Gatra mengaku tidak ada penebalan personel disejumlah objek vital. Pihaknya hanya melakukan pengamanan yang fokus pada titik-titik yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas. Dalam menunjang kegiatan rutin yang ditingkatkan ini, Polresta Denpasar beserta jajaran kata Gatra menyiagakan 323 personel.

 

"Jadi tidak ada penambahan secara khusus (personel). Hanya petugas yang rutin itu lebih diintesifkan ke arah mana, sasaran mana? Itu KRYD. Kalau ada penambahan, penebalan dan sebagainya, itu bisa dalam bentuk operasi. Tetapi ini masih kegiatan rutin sifatnya, hanya digeser lokasinya," ujar mantan Kapolsek KP3 Kawasan Pelabuhan Benoa tersebut.

 

"Saat ini untuk Penampahan dan persiapan-persiapan Galungan, sasaran pengamanan ke pasar tradisional, kemudian besok sasarannya harus yang menuju ke Pura, dan dihari kamis di Umanis Galungannya itu sasarannya adalah ke objek-objek wisata," sambungnya.

 

Polresta Denpasar menurut Gatra juga memberikan atensi bagi para tahanan. Alasannya, selama Galungan ini pasti akan banyak keluarga tahanan yang menjenguk. Padatnya besukan ini dikhawatirkan menjadi celah masuknya barang terlarang dan berbahaya kedalam penjara.

 

Namun secara umum ia memastikan, belum ada kejadian menonjol yang memerlukan perhatian ekstra Korps Tri Brata selama Galungan kali ini. Ia berharap, masyarakat, dan perangkat desa setempat bersinergi dengan kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman serta nyaman.

 

"Sementara belum ada, masih sifatnya mobilitas atau aktivitas umat Hindu yang mempersiapkan untuk Hari Galungannya besok. Jadi tidak ada atensi khusus, ya mudah-mudahan semuanya berjalan dengan aman dan lancar," tandasnya.

 

LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00