• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Wisatawan Asing Asal Italia Tewas, Ini Hasil Pemeriksaan Luar RSUP Sanglah

14 February
15:28 2020

KBRN, Denpasar: Otopsi terhadap Danree Guilermo Sebastian, wisatawan asing asal Italia yang ditemukan tewas di perairan  Cristal Bay, Nusa Penida belum dapat dilakukan. Namun dari pemeriksaan luar, tidak ada tanda bekas kekerasan tehadap korban.

Jenazah Dandree Guilermo Sebastian (42) yang ditemukan mengapung di perairan Cristal Bay, Nusa Penida, Kamis (13/02/2020) lalu  saat ini sudah di bawa ke  RSUP. Sanglah Denpasar untuk di otopsi. Kepala Departemen Ilmu Kedokteran Forensik FK Unud RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit SpF., dikonfrimasi RRI di Denpasar, Jumat (14/02/2020) mengatakan  jenazah korban tewas telah di terima tim  forensik, Kamis sore pukul 16.30 Wita. Dari hasil pemeriksaan luar, bule Italia ini diperkirakan sudah meninggal 2 hingga 4 hari sebelum mayatnya ditemukan. Diakui tidak ada tanda bekas kekerasan dalam tubuh korban. Namun demikian, otopsi belum dilakukan karena masih menunggu pihak keluarga.

“ Sudah ada surat permintaan  dari pihak kepolisian untuk di otopsi, tetapi belum kami lakukan karena masih menunggu persetujuan keluarga. Tetapi sampai  sekarang belum ada  pihak  keluarga yang datang  ke rumah sakit ataupun yang memberikan infromasi. Otopsi akan dilakukan nantinya jika sudah ada persetujuan pihak keluarga,”  terangnya.

Berkaca dari kejadian tersebut, Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada dikonfrimasi terpisah mengatakan  pihak pengelola pariwisata harus bisa melakukan pengawasan yang lebih ketat tehadap para wisatawan terutam aterhadap keselamatan mereka. Karena belakangan banyak  laporan yang menimpa wisatawan hingga  menelan korban jiwa. Semua komponen harus bersinergi dalam melakukan pengawasan tehadap  para wisatwan.

“Kita sulit melakukan pengawasan terhadap wisatawan apa lagi itu  sifatnya individu, sehingga pelaku pariwisata khususnya  petugas hotel harus juga memberikan imbawaun kepada wisatawan daerah mana saja yang perlu diwaspadai untuk melakukan aktivitas  terutama wisata bahari” jelasnya. 

Dari hasil pemetaan rawan bahaya, yang  sering memakan korban yakni wilayah  Kuta, Seminyak hingga  Berawa, Wilayah Nusa Penida juga patut diwaspadai karena ombak cukup  keras.  Mengantisipasi  hal yang tidak diinginkan pihaknya juga telah menyiagakan petugas  dan peralatan penanganan becana. Selain itu  rambu-rambu tanda bahaya juga sejatinya sudah ada, namun kerap kali wisatawan nekat dan mengabaikan peringatan.

  • Tentang Penulis

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00