• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bali Democracy Forum XII Libatkan Komunitas Bisnis

5 December
15:54 2019
1 Votes (5)

KBRN, Nusa Dua : Bali Democracy Forum (BDF) tampaknya tidak melulu berbicara soal tata pemerintahan, dan sistem perpolitikan sebuah negara. Hal itu terbukti dari masuknya business community dalam Bali Democracy Forum XII.

 

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Febrian Alphyanto Ruddyard menjelaskan, masuknya komunitas bisnis ini guna membahas sejauh mana faktor pemungkinan dibuat untuk mendukung inklusifitas ekonomi. Business community ini menurutnya diwadahi melalui panel khusus yang terbagi kedalam dua sesi.

 

Sesi pertama membahas soal enabling environment yang telah dilakukan untuk bisa melibatkan berbagai pihak dalam upaya mengedepankan inklusifitas ekonomi. Sedangkan sesi kedua secara khusus membicarakan implementasi.

 

"Contoh tadi penandatanganan MoU. Tiga MoU yang telah ditandatangani dengan BRI, dengan UII, dengan UGM. Ini juga merupakan salah satu implementasi bagaimana masalah economy inclusivity ini bisa di mainstreamkan dalam pembahasan demokrasi," katanya kepada wartawan di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Kamis (5/12/2019).

 

Pelibatan komunitas bisnis dalam BDF dikatakan Febrian sebagai penjabaran dari tagline Sustainable Deveplopment Goal's (SDG's). SDG's disebut mengamanatkan tidak boleh ada satupun yang tertinggal.

 

"Jadi ini adalah bagian dari upaya kita memainstreamingkan isu inklusifitas ekonomi dalam bahasan BDF," ujarnya.

 

Business Community ini menurutnya tidak hanya dihadiri peserta dari Indonesia, melainkan perwakilan sejumlah negara seperti Singapura. Selain itu unicorn Tanah Air seperti Traveloka, dan Bukalapak juga dilibatkan dalam panel komunitas bisnis.

 

"Ini kan sebetulnya bisnis-bisnis yang inklusif sifatnya. Jadi bukan sekadar bisnis-bisnis yang melibatkan beberapa pihak, tetapi juga bisa melibatkan seluruh masyarakat seperti Bukalapak, Traveloka. Nah ini ingin kita lihat sebagai suatu contoh model, bahwa inklusifitas ekonomi ini memang suatu isu yang sedang berkembang," katanya.

 

"Dan tentunya kalau kita bicara demokrasi, kita selalu harus bicara mengenai inklusifitas. Jadi inklusifitas ini bukan hanya dimasalah politik, masalah pengembangan sosial budaya, tetapi dimasalah ekonomi," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00