• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

Hadapi Berbagai Persoalan Umat, Ini Komitment Pemprov Bali Bantu Umat Hindu di Luar Bali

20 November
05:31 2019
0 Votes (0)

KBRN,Denpasar: Minimnya buku-buku pelajaran Agama Hindu untuk anak-anak didik  menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi warga Hindu Bali yang bertransmigrasi di Kabupaten Lampung Tengah .Kekurangan buku bahan ajar tersebut tidak hanya terjadi di Lampung Tengah, namun juga  terjadi di seluruh tingkat pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).  Hal tersebut diungkapkan Ketua PHDI Kabupaten Lapmung Tengah Drh. I Ketut Suwendra ketika menerima kunjungan rombongan Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali bersama awak Media serangkaian kegiatan Media Informasi Pembangunan (Press Tour) di Pura Jagat Karana,Kecamatan Seputih Rahman, aKabupaten Lapung Tengah, Selasa(19/11/2019).

Ia mengatakan permasalahan ini  cukup mendesak, dan harus diperhatikan sehingga anak-anak didik memiliki buku ajar Agama Hindu yang jelas. Pasalnya kondisi yang terjadi saat ini, sekolah hanya semiliki satu buku ajar Agama Hidnu di setiap kelas, sehingga pihaknya harus memperbanyak buku dengan memfotocopy. Namun hal itu tidak tidak dapat menjadi jalan keluar, lantaran  buku ajar tersebut mengalami perubahan -perubahan , sehingga ketika para siswa ujian, tidak ada kesesuaian antara soal dan apa yang telah dipelajari.

Diakui , PDHI Kabupaten Lampung Tengah sudah melakukan berbagai upaya untuk menangani hal tersebut, namun hingga saat ini belum mendapatkan jawaban dalam menangani permasalahan tersebut.

"Kami juga sudah koordinasi dengan Dirjen dan PHDi Pusat tetapi  sampai hari ini juga  masih kami lakukan, mudah-mudahan kami segera mendapatkan jawabannya",jelasnya.
Selain  buku-buku ajar Agama Hindu, minmnua guru-guru Agama juga menjadi persoalan yang dihadapi Umat Hindu di Lampung Tengah. Ketut Suwendra menjelaskan saat ini di Lapung Tengah hanya memiliki 134 Guru Agam Hindu yang berstatus PNS,  ditambah guru honorer. Jumlah tersebut tidak sepadan dengan siswa Hindu yang mencapai 20 ribu siswa dari tingkat SD,SMP,SMA/SMK.
"Guru yang dibutuhkan paling tidak ada 30 orang Guru Agama Hindu yang PNS, Sementara tahun ini formasi CPNS untuk  Guru Agama Hindu hanya ada satu di Lampung Tengah" jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Bali Wayan Suarjana mengatakan Pemerintah Provinsi Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang dibesut Gubernur Wayan Koster memang getol dalam menjaga adat dan kebudayaan Bali serta agama Hindu. Hal tersebut tidak hanya untuk warga Hindu di Bali, namun juga di luar pulau Bali. Komitmen Pemprov untuk selalu menjaga, adat, kebudayaan dan agama Hindu, melalui berbagai bantuan yang digelontorkan. “Untuk itu saya harap masyarakat di sini bisa bersurat kepada kami, apa saja yang diperlukan, baik sarana prasarana upacra, kebutuhan umat maupun infrastruktur Pura. Sehingga kami bisa menindaklanjuti,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Bali di perantuan yang masih tetap mempertahankan adat dan tradisi Hindu. “Meskipun terdapat berbagai tantangan, saya harap semangat beragama dan beryadnya bisa dipertahankan,” imbuhnya. Ia juga menyambut positif langkah masyarakat Lampung yang menggelar upacara yadnya sesuai kemampuan. “Jangan beryadnya dengan menjual aset, lakukanlah sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya seraya mengapresiasi langkah masyarakat dalam menggelar upacara ngaben massal demi menghemat biaya. “Dalam beryadnya yang terpenting adalah maknanya, bukan seberapa besar biaya yang kita keluarkan,” jelasnya. 

Ia juga berpesan kepada masyarakat Hindu di Lampung untuk selalu mejaga kerukunan dengan menghormati adat istiadat setempat. “Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Mari kita perlihatkan wajah Bali yang penuh toleransi dan ramah kepada masyarakat setempat,” tandasnya.

  • Tentang Penulis

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Ida Ayu Frischa Mahayani

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00