• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Pasca Pra PON, FORKI Bali Tancap Gas Gelar TC

9 November
13:13 2019
1 Votes (5)

KBRN, Denpasar: Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali langsung tancap gas mempersiapkan pemusatan latihan bagi atlet-atlet yang sudah dinyatakan lolos menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

11 karateka Bali yang saat ini sudah mengantongi tiket PON masing-masing nomor Kata beregu putri Ni Made Suci Astuti, Ni Putu Sinta Maryati, dan Ni Kadek Megi Wilantari. Nomor Kata beregu putra dihuni karateka I Gede Sihaan Yogi Nata (capt), Devilto Andrian Firmansyah, Putu Bagus Arianto. Kumite pi – 55 kg Cok Istri Agung Sanistyarani, Kumite pi - 61kg Kadek Candi Wijayanti, Kumite pi - 68kg Ni Made Nada Dwimayanti, Kumite pa - 55kg I Putu Agus Putra Bimantara, dan Kumite pa - 60kg Kadek Krisna Dwi Antara.

Manajer tim Karate Bali Armand Setiawan kepada RRI Sabtu, (9/11/2019) mengatakan dengan hasil Pra PON tersebut peta kekuatan dan potensi medali bagi Pulau Dewata saat PON sudah mulai terlihat.FORKI Bali saat ini masih berburu pelatih dan ahli fisik untuk menggodok karateka selama Pelatda.

“Untuk anak-anak kita yang bekerja di TNI/Polri kita akan buatkan surat (dispensasi-red) agar mereka diijinkan ikut latihan full. Saya sekarang masih mencari pelatih dulu untuk melatih fisik mereka. Kita rest 1 minggu, kemudian langsung tancap gas gelar TC”, ungkapnya.

Putra dari pemilik Pabrik Kata-Kata Joger itu memprediksi persaingan di PON nanti akan sangat ketat. Dari 29 propinsi yang dinyatakan lolos ke PON, tidak ada yang mampu mengirim full tim. Apalagi tuan rumah juga membatasi kuota karate yang bertanding di setiap kelas dari awalnya 12 karateka per kelas, kini hanya 8 orang saja per kelas.

“Kalau saya lihat, tidak ada propinsi yang bias mengirim full tim, jadi anggaran yang diperlukan bisa lebih gila lagi untuk mematangkan mereka, persaingan akan sangat ketat, dan kita di Bali harus lebih keras lagi mempersiapkan mereka”, tegasnya.

Manajer Tim Karate Bali itu menambahkan saat ini harapan medali emas untuk Bali bertumpu pada karateka unggulan Bali yakni Cok Istri Agung Sanistyarani (Coki) nomor kumite putri -55kg, serta Kadek Krisna Dwi Antara nomor kumite putra -60 kg. Coki masih diandalkan Bali karena pada Asian Games lalu ia berhasil menyumbangkan perunggu untuk Merah Putrih, sementara Kadek Krisna menjadi harapan baru bagi Bali, karena pada ajang Pra PON ia berhasil mengalahkan perai emas Asian Games Rifki Ardiansyah.

  • Tentang Penulis

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00