• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi & Pariwisata

Program BEP Rangsang Konsumsi BBK di Bali

19 September
13:50 2019
1 Votes (5)

KBRN, Denpasar : Masyarakat Bali kebagian dua hadiah dalam program undian Berkah Energi Pertamina (BEP). Kedua hadiah jatuh kepada I Nyoman Sudiama berupa Harley Davidson Softail, dan Putu Mahardiani berupa Paket Umroh. Hadiah program undian BEP  tahap pertama diserahkan General Manager Pertamina (Persero) MOR V Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Werry Prayogi.

 

Werry Prayogi mengatakan, program undian BEP tahap pertama berlangsung setahun, mulai tanggal 9 Agustus 2018 hingga 31 Juli 2019. Ia menjelaskan, program nasional itu untuk merangsang konsumsi bahan bakar khusus (BBK) jenis pertalite, dan pertamax.

 

"Dan alhamdulillah ada kenaikan dari program tersebut. Kenaikan 10 persen untuk pertamax, shifting dari premium ke pertalite, dan pertamax, dan dari pertalite ke pertamax. Khusus Bali kenaikan 6 persen, pertamax lebih tinggi yaitu 10 persen," katanya kepada wartawan di Denpasar, Kamis (19/9/2019).

 

Ia menjabarkan, saat ini Pertamina tengah berjuang untuk mengubah kebiasaan masyarakat terhadap konsumsi bahan bakar. Perubahan itu diklaim memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya dalam menjaga daya tahan kendaraan bermotor.

 

"Memang target kita ingin shifting kebiasaan konsumsi bahan bakar gasoline ke produk yang lebih bagus, tujuan kita itu. Supaya masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari produk yang sesuai dengan kebutuhan kendaraannya," ujarnya.

 

Werry menyebut, saat ini permintaan BBK di Bali mencapai 2.000 kl per hari. Angka permintaan atau konsumsi itu tumbuh 10% dibandingkan tahun 2018. Sedangkan hingga akhir tahun 2019, pihaknya mematok target konsumsi bahan bakar khusus di Pulau Dewata tumbuh 8%.

 

"Target kita tidak muluk. Karena mungkin setelah berakhirnya program undian Berkah Energi Pertamina tahap pertama akan terjadi penurunan sedikit konsumsi BBK, itu hal biasa. Tetapi paling tidak kita sudah menaikkan angka konsumsi BBK itu, dan konsumen sudah mulai bisa terbiasa menikmati BBK. Paling tidak kalau bisa tidak turun lagi tingkat penggunaan BBK di Bali," paparnya.

 

"Nanti kan juga ada program berikutnya. Ada lagi program yang fokus pada produk pertamax, setelah program. Programnya kurang lebih sama, tetapi hadiahnya akan berbeda," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00