• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BPBD Identifikasi Dampak Gempa Nusa Dua

16 July
08:57 2019
2 Votes (5)

KBRN, Denpasar : Gempa bumi sontak membuat panik masyarakat Pulau Dewata yang mayoritas tengah melaksanakan persembahyangan purnama. Sesuai laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi Pukul 08.18 WITA berepisentrum di Nusa Dua atau selatan Bali. Gempa tercatat bermagnitudo 6,0 dengan kedalaman 68 KM.

 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Bali, Made Rentin mengakui, gempa dirasakan masyarakat di semua wilayah di Pulau Dewata. Pihaknya dikatakan telah melakukan assesmen ke seluruh BPBD di Bali. Tujuannya untuk mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan gempa tersebut.

 

"Karena gempa berkekuatan 6 skala richter yang berada di selatan Nusa Dua ini getarannya hampir di seluruh Bali merasakan. Saat ini petugas kami di posko induk BPBD Provinsi Bali sedang call, melakukan round table kepada seluruh petugas BPBD kabupaten/kota se-Bali untuk memastikan, dan mengecek kondisi update, kondisi terkini berkaitan dengan pasca-gempa 6 skala richter yang baru saja terjadi di selatan Nusa Dua," ungkapnya kepada RRI di Denpasar, Selasa (16/7/2019).

 

Pihaknya berharap, gempa ini tidak berdampak signifikan terhadap keberadaan infrastruktur di Bali. Selain infrastruktur, Rentin pun berharap, gempa berkekuatan 6,0 SR ini tidak menimbulkan korban jiwa.

 

"Kaget mungkin iya, saya saja yang berada di BPBD pada saat persembahyangan, padmasana kami bergoyang getarannya luar biasa. Terutama ada dua fase tadi. Fase pertama tidak terlalu keras, tetapi begitu fase berikutnya hitungan sekian detik getarannya lumayan besar," tukasnya.

 

Sampai berita ini dibuat, Rentin menyebut identifikasi kerusakan baru dilaporkan dalam skala kecil. Kerusakan itu seperti beberapa genteng yang jatuh di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, serta bergesernya bagian atas dari gapura kantor BPBD Bali. Gapura utama menuju kawasan The Nusa Dua juga dilaporkan retak, hingga serpihannya berjatuhan ke jalan.

 

"Saya juga sedang berkomunikasi juga dengan rekan manajemen di ITDC Nusa Dua. Kami ingin memastikan bahwa pergerakan, kenyamanan para wisatawan yang ada di Nusa Dua sebagai kawasan sentra pariwisata, karena ITDC Nusa Dua adalah kawasan percontohan bagi kami di BPBD Provinsi Bali," pungkas Rentin.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00