• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Dojo Jayamurti Berjuang Cetak Atlet Porprov

15 July
09:49 2019
0 Votes (0)

KBRN, Badung: Dojo Jaya Murti, yang berlokasi di Dalung Badung menargetkan mampu memberikan kontribusi positif berupa atlet untuk kontingen Badung pada ajang Porprov selanjutnya. Target itu ditetapkan melihat progres prestasi karateka yang telah dibinanya sejak 2 tahun lalu. Hanya saja, untuk bisa membela Bali dan siap bersaing dalam meraih prestasi membutuhkan waktu 5 tahun kedepan.

Pelatih Dojo Jaya Murti, Ketut Murti dalam rilis yang diterima RRI Senin, (15/7/2019) mengatakan umur karateka binaannya masih tergolong muda, namun dari segi prestasi dapat diandalkan karena memiliki kualitas bagus. 

"Kalau dari sisi prestasi, meskipun ibarat bayi baru terlahir sejak 2 tahun sudah cukup bagus. Karateka kami berkualitas. Hanya dari usia umur saja yang masih muda-muda sekali," ucapnya.

Mantan atlet Timnas tersebut mengatakan, Dojo Jaya Murti saat ini didominasi karateka anak-anak SD. Artinya, minimal 5 tahun kedepan baru bisa turun di ajang Porprov. Sekarang ini baru ada 60 atlet. Terdiri SMA ada 3 orang, SMP ada 4 orang, sisanya masih SD. Artinya, jumlah karateka usia SD yang paling mendominasi 53 orang.

"Minimal usia turun di Porprov kan 18 tahun atau setelah tamat SMA. Jadi sekarang tinggal digenjot lagi dan terus dimatangkan," terang Ketut Murti.

Ketut Murti lebih lanjut mengatakan kalau bertanding seusianya yakni SD, prestasi karateka binaannya tidak kalah saing. Sering bermain diluar Bali dan langganan dapat medali emas. Termasuk di Bali juga sering menyabet emas sehingga tinggal menjaga konsistensi.

“Jika terus komitmen, pada saat dia boleh turun di Porprov, kami siap menyumbangkan atlet untuk Badung dan Bali," tandasnya.

Pria asal Bandem Karangasem itu menambahkan, untuk pembinaan berlanjut dinilai akan lebih bagus.  Pola latihan saat ini baru sebatas mengikat, agar atlet binaan merasa senang saat latihan. Bahkan karateka yang juara mendapat apresiasi dari dojo.

“Meskipun itu sifatnya sebatas pribadi, tetapi itu sebagai wujud prestasi telah berjuang maksimal. Apalagi kami menerapkan standar kepelatihan. Dengan menguatkan mental dan fisik. Meskipun status Dojo baru di Bali, tapi saya tidak ingin berkutat di Bali saja. Makanya sering ikuti kejuaraan di luar Bali. Tentu semua ini atas dukungan orang tua atlet juga”, tegasnya.

Bidikan prestasi ke depan, kata Ketut Murti minimal menyumbangkan karateka membela Bali di ajang Nasional. Syukur-syukur bisa mengikuti jejaknya membela Timnas di event Internasional.

 

  • Tentang Penulis

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

  • Tentang Editor

    Ni Putu Nirawati

    Isi Kontak Person Anda disini <strong>email, FB, Twitter</strong>, dll<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00