• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Gaya Hidup & Hiburan

18 Musisi Blues Semarakkan Pulau Peninsula

13 July
22:53 2019
1 Votes (5)

KBRN, Nusa Dua : Sebanyak 18 musisi ambil bagian dalam Bali Blues Festival (BBF) 2019. Event yang diiniasi PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dilangsungkan di Pulau Peninsula, The Nusa Dua, selama dua hari (13 & 14 Juli 2019).

 

Musisi yang tampil diantaranya Gugun Blues Shelter ft. Emmy Tobing, Endah N Rhesa, Nosstress ft. Made Mawut, Balawan & Maxell Reunion, Bali Blues Brother, Suradipa & Gus Teja, Glambeer, The Bardogs, Crazy Horse ft. Joni Agung, The Ratrocker, dan Blues Community. Untuk bisa menikmati suguhan apik belasan musisi blues nasional, dan asal Pulau Dewata, pengunjung dikenakan tarif Rp150.000 perhari. Khusus pembelian online, biaya masuk hanya dibanderol Rp100.000 perhari. Sedangkan bagi mahasiswa, dan pelajar diberlakukan harga spesial, yaitu Rp85.000 untuk dua hari.

 

Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita menjelaskan, event yang sudah memasuki tahun kelima ini sengaja dirangkai dengan penutupan Nusa Dua Light Festival. Hal itu disebut untuk memberi nilai tambah bagi masyarakat, dan wisatawan yang ingin menikmati liburan akhir pekan di kawasan The Nusa Dua.

 

Alhasil, masyarakat, dan pelancong baik nusantara maupun mancanegara merespon positif penyelenggaraan BBF 2019. Ia menargetkan, total kunjungan ke Bali Blues Festival minimal 5.000 orang perhari.

 

"Kita harapkan juga upaya-upaya yang sudah kita lakukan untuk menginformasikan tentang event ini ya kita harapkan bahwa target pengunjung juga meningkatkan. Dan tentunya event ini bukan event yang sekadar, sekali jadi. Kita perlu menyosialisasikan terus," ungkapnya kepada RRI di Pulau Peninsula, Sabtu (13/7/2019).

 

"Saya terima kasih teman-teman media termasuk RRI Pro 2 FM sudah memberikan juga media yang lain semuanya sudah berpartisipasi dalam hal kita membesarkan event ini. Tidak hanya masyarakat, dan media, pemerintah daerah melalui Bapak Wakil Gubernur, Bapak Cok Ace juga sangat mengapresiasi kegiatan Bali Blues Festival ini," lanjutnya.

 

Ardita berharap, BBF 2019 sebagai salah satu komponen atraksi wisata dapat memberikan kontribusi nyata bagi sektor kepariwisataan Bali. Ia tak memungkiri, event musik di beberapa negara yang berhasil menjadi ikon sekaligus mampu menyedot animo masyarakat dunia. Sebut saja Rock in Rio di Rio De Janeiro, Brazil, dan Ultra Music Festival di Miami, Amerika Serikat.

 

"Kalau pariwisata itu tidak ada batasnya, jadi kalau sudah dikemas dengan baik, orang ingin melihat. Tentu orang senang berwisata budaya, ada orang senang berwisata alam, ada orang senang berwisata karena olahraga, sport tourism. Musik juga tidak kecil. Nah kita harapkan di Bali Blues ini kita akan besarkan untuk menjadi salah satu daya tarik. Selain yang lain yang sudah ada di Bali," tukasnya.

 

Managing Director The Nusa Dua mengaku akan memperkuat Bali Blues Festival sebagai salah satu brand penunjang aktivitas kepariwisataan. Bersanding dengan Java Jazz Festival, Bali Blues Festival diyakini menjadi amunisi baru bagi sektor pariwisata Tanah Air.

 

"Kebetulan brand ini (event musik blues) belum ada. Di Indonesia belum ada brand ini. Bahkan tadi disebutkan oleh artisnya sendiri yaitu Endah N Rhesa ini luar biasa. Kejutan untuk bisa tampil disini. Artisnya sendiri sudah sureprise seperti itu," bebernya.

 

"Kita harapkan dengan seluruh komponen, dari kita, dari ITDC sebagai pengelola kawasan, kemudian dari media partner kita, kemudian dari artis, dan kemudian masyarakat Bali, dan pemerintah pastinya, Kementerian Pariwisata sangat mendukung. Kita harapkan kalau kebersamaan ini bisa terus dilaksanakan, saya yakin event ini akan bisa terus meningkat kedepan," pungkas I Gusti Ngurah Ardita.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00