• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Polkam

Cok Ace Pertegas Program Oprtimalisasi Pariwisata Bali Berbasis 'Cluster'

11 July
21:04 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ubud : Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sebagai Gubernur Bali terpilih dan Wakil Gubernur Bali terpilih periode 2018-2023. Tandem jago PDI Perjuangan cs itu ditetapkan sebagai pemimpin Bali dalam rapat pleno KPU, Minggu (8/7/2018).

 

Menyikapi penetapan tersebut, masyarakat kalangan pariwisata menggelar syukuran di Royal Pita Maha, Ubud, Rabu (11/7/2018) malam. Ratusan pegiat sekaligus pengurus asosiasi kepariwisataan hadir dalam kesempatan itu.

 

Wakil Gubernur Bali terpilih, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace dihadapan ratusan undangan memastikan pihaknya akan terus mengawal program untuk lebih memajukan sektor kepariwisataan Pulau Dewata. Program prioritas yang selama ini menjadi janji politik selama kampanye adalah mewujudkan cluster pengembangan pariwisata sesuai potensi dan karakteristik wilayah.

 

"Soalnya setiap wilayah di Bali ini mempunyai kelebihan, mempunyai karakteristik yang berbeda-beda yang luar biasa kalau kita kembangkan. Katakanlah karakter cluster daripada barat, Tabanan. Dia mempunyai agrowisata yang luar biasa dengan jatiluwihnya, ini kita akan tonjolkan sebagai daya tarik sebagai ikon Tabanan kedepan," ungkapnya.

 

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya mengapresiasi komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih terhadap sektor kepariwisataan. Ia yakin dengan pola cluster akan memudahkan pengembangan seluruh destinasi wisata yang ada di Pulau Seribu Pura. Selain itu, sistem cluster dapat mengurangi overlapping daya tarik wisata yang justru menimbulkan kejenuhan pasar.

 

"Pulau Bali ini kan tidak terlalu besar ya, jadi anugerah sang pencipta yang semua punya keindahan yang sungguh luar biasa ini perlu kita memang caranya. Dulu pun pernah ada terjadi itu, yang namanya blue tour, green tour kan, temple tour itu sudah ada. Apalagi sekarang keinginan one island management itu dikelola sangat profesional dan luar biasa, nanti kita lihat dampaknya sangat bagus, itu untuk menunjang tamu itu, meningkatkan length of stay daripada tamu itu," ucapnya.

 

Meski mendukung rencana pola cluster dan one island management, Rai Suryawijaya menegaskan, kalangan kepariwisataan akan tetap mengawal kinerja pemerintahan di Bali dalam kurun 5 tahun kedepan. Jika pelaksanaannya keluar dari janji yang ditawarkan, pihaknya disebut siap mengkritik dan memberikan masukan.

 

"Bukan kritik ngawur, kita memberikan kritik positif. Jangan memberikan kritik tetapi tidak memberikan solusi, itu juga sama dengan bohong. Kita harus bersinergi dengan pemerintah," tegasnya. (HRO)

 

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
LIVE
Radio Picture RRI Denpasar
00:00:00 / 00:00:00